Saat ini, jalur distribusi resmi LPG subsidi hanya sampai pangkalan.
Distribusi tersebut belum mengatur keberadaan subpengecer secara formal.
Sementara itu, konsumsi LPG subsidi pada Januari 2026 terpantau cukup tinggi.
BACA JUGA:Tunda Bayar Pemprov Lampung 2025 Capai Rp200 Miliar, Rumpun Dinas PU Jadi Penyumbang Terbesar
Sopian mencatat konsumsi Januari mencapai 20.699 metrik ton.
Angka tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan konsumsi pada Desember 2025.
“Jika dibandingkan Desember, konsumsi Januari lebih tinggi dan mencapai 110,91 persen dari kuota bulanan,” pungkasnya.(*)