RADARLAMPUNG.CO.ID — Ramadan sebagai bulan penuh berkah selalu menghadirkan satu pembahasan yang membuat banyak orang penasaran, yaitu Lailatul Qadar.
Malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan ini memang dirahasiakan waktunya.
Membuat umat Islam terdorong untuk meningkatkan ibadah secara konsisten sepanjang Ramadan, terutama ketika memasuki sepuluh malam terakhir.
Di tengah semangat itu, muncul satu pertanyaan yang sering berulang dari tahun ke tahun.
BACA JUGA:Dalil Hadis Ramadan Dibagi Tiga, UAH Sebut Sangat Lemah, Ini Penjelasan dan Artinya
Benarkah Lailatul Qadar selalu jatuh pada malam Jumat.
Sebab, Jumat dikenal sebagai sayyidul ayyam atau rajanya hari yang memiliki banyak keistimewaan, sehingga sebagian orang merasa lebih yakin jika malam Jumat dianggap sebagai waktu yang paling pasti.
Pada sebagian kalender hijriah, malam Jumat bisa saja bertepatan dengan salah satu malam ganjil di sepuluh malam terakhir, misalnya malam ke dua puluh satu.
Kondisi ini kadang membuat klaim “pasti malam Jumat” makin mudah dipercaya karena terlihat seperti selaras dengan anjuran mencari malam ganjil.
BACA JUGA:Dalil Hadis Tentang Puasa Ramadan yang Dibatalkan Tanpa Uzur, Benarkah Tak Bisa Diganti?
Padahal, bertepatan secara tanggal tidak otomatis berarti kepastian waktu Lailatul Qadar dikunci pada hari Jumat.
Ustadz Adi Hidayat dalam kajiannya menegaskan bahwa tidak ada dalil yang secara spesifik menetapkan hal itu.
“Tidak ada hadis shahih yang menyebutkan bahwa Lailatul Qadar pasti terjadi di malam Jumat. Namun, yang pasti ia terjadi di 10 malam terakhir Ramadhan,” ujar UAH dalam kajian yang dikutip dari kanal YouTube @AdiHidayatOfficial.
Kutipan ini menjadi penekanan penting agar umat tidak menunggu satu malam saja, tetapi menghidupkan seluruh malam yang dianjurkan.
BACA JUGA:Dalil Hadis Zakat Jasad Adalah Puasa, Ini Kesimpulan Ulama Tentang Derajat Riwayatnya