Kartu BPJS PBI Mendadak Nonaktif? Ini Alarm Data yang Sering Tak Disadari Peserta

Kamis 19-02-2026,16:35 WIB
Reporter : YF Laksana
Editor : Dian Saptari

RADARLAMPUNG.CO.ID - Banyak warga baru menyadari kartu BPJS Kesehatan PBI mereka nonaktif justru saat hendak berobat. Padahal, iuran sudah ditanggung pemerintah. Lalu apa yang sebenarnya terjadi?

Jawabannya bukan karena kartu jarang dipakai. Status nonaktif sering kali menjadi “alarm” bahwa ada masalah pada data sosial dan kependudukan peserta.

Program Penerima Bantuan Iuran (PBI) sepenuhnya bergantung pada pembaruan data pemerintah. Status aktif peserta terhubung langsung dengan:

  • Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
  • Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil)

Artinya, ketika data diperbarui dan nama tidak lagi memenuhi kriteria atau tidak tercantum, sistem akan otomatis menonaktifkan kepesertaan.

BACA JUGA:Belum Pernah Dapat Bansos? Begini Cara Cek Desil Sekaligus Update DTKS

Ini bukan sanksi. Ini mekanisme penyaringan agar bantuan tetap tepat sasaran.

Tiga Penyebab yang Paling Sering Terjadi

  1. Nama Tidak Masuk DTKS Terbaru
  2. Data NIK Tidak Sinkron
  3. Dinilai Sudah Tidak Memenuhi Kriteria

Jika kondisi ekonomi berdasarkan data terbaru dianggap membaik, bantuan dapat dihentikan.

Intinya yang dinilai adalah data administratif, bukan seberapa sering Anda berobat.

BACA JUGA:Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Cair Februari, Cek Langsung Data Penerima Sekaligus Besaran Dana

Sebelum panik, lakukan pengecekan mandiri:

  • Gunakan aplikasi Mobile JKN untuk melihat status langsung dari ponsel.
  • Manfaatkan layanan WhatsApp resmi BPJS (CHIKA/PANDAWA).
  • Hubungi call center 165 dengan menyiapkan NIK.

Langkah ini bisa dilakukan dalam hitungan menit.

Jika Sudah Nonaktif, Apa Masih Bisa Aktif Lagi?

Bisa, selama memenuhi syarat.

Nonaktif kurang dari 6 bulan:

Kategori :