“Saat ini untuk bibit kelapa sawit masih dalam tahap penyiapan kuota karena bibitnya cukup rentan rusak atau mati. Daerah diminta menunggu hingga kuota tersebut tersedia,” kata Ishak.
Ia berharap Way Kanan dapat menjadi salah satu daerah penerima program tersebut.
Pemerintah Kabupaten Way Kanan menilai koordinasi langsung dengan kementerian menjadi langkah penting.
Tujuannya, agar sektor perkebunan daerah dapat memanfaatkan dukungan program pemerintah pusat secara optimal, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan pekebun.