Daya tahan perangkat juga diperkuat oleh baterai berkapasitas 5.000 mAh. Kapasitas tersebut kini menjadi standar di banyak smartphone modern karena mampu mendukung penggunaan seharian tanpa perlu terlalu sering melakukan pengisian ulang.
Hadirnya itel Zeno 100 memperlihatkan strategi itel untuk memperluas pasar di segmen pengguna yang menginginkan smartphone tangguh namun tetap ramah di kantong.
Brand ini memang dikenal fokus pada perangkat dengan harga kompetitif yang ditujukan bagi pengguna di pasar berkembang.
Segmen smartphone entry-level sendiri masih memiliki permintaan besar di banyak negara.
BACA JUGA:Deretan Smartphone Baru Siap Mengguncang Februari 2026, Ada Galaxy S26 hingga iPhone Murah
Perangkat pada kategori ini sering menjadi pilihan utama bagi pengguna yang baru beralih dari feature phone ke smartphone.
Dalam beberapa tahun terakhir, produsen smartphone juga mulai meningkatkan nilai jual perangkat entry-level dengan menambahkan fitur yang sebelumnya hanya ada di kelas menengah atau premium.
Mulai dari layar dengan refresh rate tinggi, baterai berkapasitas besar, hingga desain yang lebih modern.
Kehadiran itel Zeno 100 menjadi salah satu contoh dari strategi tersebut. Dengan kombinasi layar 120Hz, baterai besar, serta fokus pada ketahanan fisik, smartphone ini mencoba memberikan nilai lebih bagi pengguna yang membutuhkan perangkat sederhana namun tetap andal untuk penggunaan sehari-hari.
*) Peserta Magang Kemnaker Batch 1