Adab pertama adalah menyegerakan berbuka puasa ketika waktu Maghrib telah tiba. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk tidak menunda berbuka setelah adzan Maghrib berkumandang.
Rasulullah SAW bersabda:
BACA JUGA:Maksimalkan 10 Hari Terakhir Ramadhan dengan Amalan Sunnah Rasulullah
لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَArtinya: “Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa,” (HR. Bukhari dan Muslim).
Adab berikutnya adalah berbuka dengan sesuatu yang manis, seperti kurma. Jika tidak tersedia kurma, maka dianjurkan berbuka dengan air putih.
Hal ini sesuai dengan kebiasaan Rasulullah SAW sebagaimana disebutkan dalam hadits:
BACA JUGA:Keutamaan Salat Sunah Witir: Amalan Penutup Shalat Malam yang Dicintai Allah
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَتَمَرَاتٌ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَمَرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍArtinya: “Rasulullah SAW berbuka dengan beberapa butir kurma segar sebelum shalat. Jika tidak ada, maka dengan kurma kering. Jika tidak ada juga, maka beliau minum beberapa teguk air,” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).
Adab lain yang juga sering dilupakan adalah memulai berbuka dengan membaca basmalah.
بِسْمِ اللّٰهِBACA JUGA:Zakat Mal saat Ramadhan, Amalan yang Menyucikan Harta dan Mendatangkan Keberkahan
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah.”
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk tidak berlebihan ketika berbuka puasa.
Berbuka secukupnya dan tidak berlebihan merupakan bagian dari adab dalam Islam agar tubuh tetap sehat dan ibadah dapat dilakukan dengan baik.
Dengan mengetahui doa berbuka puasa yang shahih serta adab berbuka yang benar, umat Islam diharapkan dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih sempurna.
BACA JUGA:Dalil Hadis 3 Amalan Pokok Ramadan, UAH Ajak Tingkatkan Salat dan Sedekah
Selain menahan lapar dan dahaga, puasa juga menjadi sarana untuk melatih diri agar mengikuti sunnah Rasulullah SAW dalam setiap aktivitas, termasuk saat berbuka puasa.