Dalam beberapa ceramahnya, Adi Hidayat juga sering mengingatkan pentingnya memeriksa keaslian hadis sebelum menyebarkannya.
Menurut Ustadz Adi Hidayat, umat Islam perlu memahami bahwa tidak semua hadis yang populer otomatis berstatus shahih. Oleh karena itu, penting untuk merujuk pada penilaian para ulama hadis yang meneliti sanad dan perawi secara mendalam.
UAH menjelaskan bahwa para ulama memiliki metode ilmiah dalam menentukan kualitas hadis, mulai dari meneliti rantai periwayatan hingga menilai kredibilitas setiap perawi.
Ia juga menekankan bahwa meskipun suatu hadis dinilai lemah atau palsu, keutamaan bulan Ramadan tetap memiliki banyak dalil shahih dari hadis-hadis lain yang diriwayatkan oleh para imam hadis terpercaya.
BACA JUGA:Dalil Hadis 3 Amalan Pokok Ramadan, UAH Ajak Tingkatkan Salat dan Sedekah
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk lebih selektif dalam menyebarkan dalil dan memastikan sumbernya jelas agar tidak menisbatkan perkataan yang tidak sahih kepada Rasulullah SAW.
Dengan memahami penjelasan para ulama dan metode ilmu hadis, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menyikapi berbagai riwayat yang beredar, terutama yang berkaitan dengan keutamaan ibadah di bulan Ramadan.
(*Peserta Magang Kemnaker Batch 1