Pasar Murah dan Bantuan Beras Disalurkan ke 1.101 ASN Pemprov Lampung

Rabu 11-03-2026,11:26 WIB
Reporter : Prima Imansyah Permana
Editor : Ari Suryanto

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 1.101 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menerima bantuan bahan pokok selama Ramadan.

Bantuan tersebut diberikan kepada pegawai dengan golongan rendah untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 2026.

Bantuan disalurkan kepada 18 PNS golongan I dalam bentuk paket sembako senilai Rp250 ribu. Selain itu, PNS golongan II serta PPPK golongan I dan IV menerima bantuan beras masing-masing 5 kilogram. 

Total penerima bantuan mencapai 1.101 ASN yang tersebar di perangkat daerah serta SMA dan SMK negeri di bawah Pemprov Lampung.

BACA JUGA:Tambang Emas Ilegal di Way Kanan, 24 Orang Diamankan Lengkap Puluhan Alat Berat

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung Rendi Riswandi mengatakan, bantuan tersebut merupakan upaya untuk membantu meringankan beban ekonomi ASN, khususnya bagi pegawai dengan tingkat penghasilan yang relatif lebih rendah.

“Totalnya sekitar 1.101 ASN yang menerima bantuan. Bentuknya ada paket sembako untuk PNS golongan I, sedangkan untuk PNS golongan II serta PPPK golongan I dan IV berupa beras,” kata Rendi.

Selain penyaluran bantuan, kegiatan tersebut juga menghadirkan pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.

Beberapa komoditas yang dijual antara lain beras 5 kilogram seharga Rp55 ribu, gula pasir Rp15 ribu per kilogram, minyak goreng kemasan 2 liter Rp30 ribu, tepung terigu Rp8 ribu per kilogram, serta telur ayam Rp25 ribu per kilogram.

BACA JUGA:Simak Kode Voucher Domino’s Pizza untuk Promo Pengguna Baru dan Paket Pizza Hemat

Rendi menjelaskan, pasar murah tersebut tidak hanya ditujukan bagi ASN, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Untuk pasar murah, harganya sudah pasti di bawah harga pasaran. Tujuannya membantu memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu juga dilibatkan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memasarkan berbagai produk makanan hingga kerajinan. Kehadiran UMKM diharapkan dapat membantu memperluas pemasaran produk sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.

Melalui penyaluran bantuan serta pasar murah tersebut, pemerintah daerah berupaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.(*)

Kategori :