RADARLAMPUNG.CO.ID – Bulan Ramadhan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, terutama pada malam hari.
Selain melaksanakan shalat Tarawih yang menjadi ibadah khas di bulan Ramadhan, umat Islam juga dianjurkan untuk menghidupkan malam dengan shalat Tahajud.
Shalat Tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar.
Meski Tarawih sudah termasuk bagian dari qiyamul lail atau shalat malam, umat Islam tetap dianjurkan untuk bangun pada sepertiga malam terakhir untuk melaksanakan Tahajud dan memperbanyak doa.
Allah SWT bahkan memuji orang-orang yang bangun malam untuk beribadah sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an:
كَانُوا قَلِيلًا مِّنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَArtinya: “Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam. Dan pada waktu sahur mereka memohon ampun.” (QS. Adz-Dzariyat: 17–18).
BACA JUGA:10 Menit Sebelum Adzan Maghrib, Amalan Ini Sering Dilupakan Padahal Paling Dicari Pahalanya
Selain itu, Rasulullah SAW juga menjelaskan keutamaan shalat malam dalam sebuah hadits:
أَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ الْمَفْرُوضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِArtinya: “Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim).
Pada bulan Ramadhan, menghidupkan malam dengan shalat Tahajud menjadi amalan yang sangat dianjurkan karena pahala ibadah dilipatgandakan.
BACA JUGA:Musim Hujan di Bulan Ramadhan, Ini Amalan Bacaan Doa Sekaligus Manfaatnya
Bahkan, malam hari di bulan Ramadhan juga menjadi waktu yang sangat baik untuk memanjatkan doa dan memohon ampun kepada Allah SWT.
Cara melaksanakan shalat Tahajud sebenarnya cukup sederhana.
Shalat ini dilakukan setelah seseorang tidur terlebih dahulu pada malam hari, kemudian bangun pada sepertiga malam terakhir untuk melaksanakan shalat sunnah minimal dua rakaat.