Sedangkan angkutan kereta api di Stasiun Tanjung Karang mencatat 3.458 penumpang atau meningkat 7,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan puncak arus mudik terjadi pada H-3.
Bambang menegaskan, secara keseluruhan kondisi arus mudik di Provinsi Lampung berjalan aman dan terkendali tanpa adanya gangguan berarti.
“Seluruh simpul transportasi terpantau aman, tidak ada kejadian menonjol, dan arus lalu lintas relatif lancar. Ini menunjukkan kesiapan seluruh pihak dalam mendukung kelancaran angkutan Lebaran tahun ini,” tandasnya.
Selain itu, data kecelakaan lalu lintas hingga H+1 tercatat sebanyak 39 kejadian, dengan rincian 11 korban meninggal dunia, 44 luka berat, dan 38 luka ringan, serta kerugian material mencapai Rp317,25 juta.
BACA JUGA:Mudik Jadi Tenang, Polres Pringsewu Buka Penitipan Kendaraan Gratis, Cek Syaratnya di Sini
Dishub Lampung memastikan akan terus melakukan pemantauan hingga arus balik guna menjaga kelancaran dan keselamatan masyarakat selama periode angkutan Lebaran 2026.(*)