Saat menghadapi tekanan atau rasa jenuh, Miraclyn memilih untuk beristirahat sejenak sebelum kembali berlatih. Ia juga kerap mencari referensi tambahan dengan bertanya kepada teman maupun menonton tutorial di YouTube.
Selain itu, untuk terus mengembangkan kemampuannya, ia aktif mengapresiasi pertunjukan musik, mendengarkan berbagai genre, hingga pernah tergabung dalam grup musik jazz Pondok Daud.
“Kalau merasa stuck, saya biasanya tanya teman atau lihat tutorial di YouTube,” ujarnya.
BACA JUGA:Targetkan Akreditasi Unggul, S-1 Pendidikan Musik FKIP Unila Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK
Dalam bermain piano, Miraclyn menekankan pentingnya memperhatikan teknik dasar seperti penjarian, harmonisasi, dinamika, serta pemahaman terhadap chord dan melodi. Ia sendiri lebih sering membawakan musik pop dan klasik, dengan lagu favorit “River Flows in You” yang menurutnya memiliki nuansa pop klasik. Ia juga menyebut musik pop lebih mudah dimainkan karena sudah terbiasa sejak awal, sementara musik klasik menjadi tantangan tersendiri.
Mahasiswi yang menggunakan piano merek Yamaha ini juga mengaku cukup sering tampil di depan umum, terutama untuk memenuhi kebutuhan mata kuliah, termasuk dalam resital piano sebagai ujian akhir.
Meski tidak memiliki perawatan khusus untuk pianonya, ia hanya memastikan alat musik tersebut tetap terjaga dengan menghindari makan dan minum di sekitarnya.
Di akhir, Miraclyn membagikan pesan bagi pemula yang ingin belajar piano agar tidak ragu untuk memulai. Menurutnya, kunci utama dalam mempelajari musik adalah kemauan dan ketertarikan.
BACA JUGA:Dina Prawitarini Resmi Jadi Pj Sekda Lampung Utara, Ini Tugas Berat yang Menantinya
“Cara mudah mungkin tidak ada, tapi kalau sudah ada keinginan pasti akan mengerti dan memahami. Jangan takut untuk memulai sesuatu, jika ada keinginan pasti ada kemudahan untuk pencapaian yang baik,” pesannya.