Harga Emas Antam Naik Rp66.000 Sepekan, Buyback Melonjak Lebih Tinggi

Senin 20-04-2026,12:55 WIB
Reporter : YF Laksana
Editor : Dian Saptari

RADARLAMPUNG.CO.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk mencatat kenaikan dalam sepekan terakhir.

Hingga Sabtu (18/4/2026), harga emas Antam berada di level Rp 2.884.000 per gram, atau naik kumulatif Rp 66.000 dibandingkan awal pekan.

Berdasarkan data dari Logam Mulia Antam, pergerakan harga sepanjang pekan berlangsung fluktuatif. Pada Senin (13/4/2026), harga sempat turun ke Rp 2.818.000 per gram sebelum berbalik menguat di hari-hari berikutnya.

Kenaikan mulai terlihat pada Selasa dengan lonjakan Rp 45.000 per gram, disusul tambahan Rp 30.000 pada Rabu. Namun, tekanan kembali terjadi pada Kamis dan Jumat dengan penurunan masing-masing Rp 5.000 dan Rp 20.000 per gram. Tren positif kembali muncul pada Sabtu setelah harga naik Rp 16.000 per gram.

BACA JUGA:Harga Perak Antam Turun ke Rp47.050 per Gram Hari Ini, Sinyal Koreksi Pasar Logam Mulia?

Di sisi lain, harga buyback atau pembelian kembali justru mencatat kenaikan lebih besar. Dalam periode yang sama, nilai buyback naik Rp 96.000 per gram, dari Rp 2.585.000 menjadi Rp 2.681.000 per gram.

Kenaikan ini menjadi indikator penting bagi investor yang ingin menjual kembali emasnya.

Berikut rincian harga emas Antam per Sabtu (18/4/2026):

  • 0,5 gram: Rp 1.492.000
  • 1 gram: Rp 2.884.000
  • 2 gram: Rp 5.708.000
  • 3 gram: Rp 8.537.000
  • 5 gram: Rp 14.195.000
  • 10 gram: Rp 28.335.000
  • 25 gram: Rp 70.712.000
  • 50 gram: Rp 141.345.000
  • 100 gram: Rp 282.612.000
  • 250 gram: Rp 706.265.000
  • 500 gram: Rp 1.412.320.000
  • 1.000 gram: Rp 2.824.600.000

BACA JUGA:Jadwal Gaji ke-13 ASN 2026 Cair Mulai Juni, Ini Besaran dan Penerimanya

Kenaikan harga ini terjadi di tengah pola perdagangan yang masih menunjukkan volatilitas. Meski sempat melemah di awal pekan, penguatan bertahap pada hari-hari berikutnya mendorong harga kembali ke zona positif.

Bagi investor, pergerakan ini menegaskan bahwa emas masih sensitif terhadap dinamika pasar jangka pendek. Selisih kenaikan harga jual sebesar Rp 66.000 per gram dan buyback Rp 96.000 per gram juga menjadi perhatian, terutama bagi pelaku pasar yang aktif memantau momentum beli dan jual.

 
Kategori :