Lampung Manfaatkan Data Satelit dan AI untuk Bantu Petani hingga Nelayan

Selasa 04-08-2026,14:34 WIB
Reporter : Prima Imansyah Permana
Editor : Melida Rohlita

"Misalnya kalau besok ingin wisata melihat lumba-lumba di Teluk Kiluan, kita sudah tahu persis lokasinya tanpa harus mencari-cari lagi," ujarnya.

Marindo menegaskan era digital menuntut seluruh kebijakan pemerintah disusun berdasarkan data yang valid.

Karena itu, data satelit yang telah diolah menggunakan AI akan menjadi dasar penyusunan perencanaan pembangunan dan pengambilan keputusan pemerintah.

"Kami ingin memastikan ketersediaan data yang akurat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, seperti yang disampaikan Bapak Gubernur, yakni 'data dan rasa'. Semua kebijakan nantinya berbasis data," katanya.

BACA JUGA:Dukung Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045, Pemprov Lampung Siap Fasilitasi Rakernas I APTISI

Menurutnya, data presisi tersebut juga akan memperkuat penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan.

"Satelit ini akan memvalidasi data sehingga menjadi lebih realistis dan mendalam. Ini akan sangat mendukung ketahanan pangan di Lampung," ujarnya.

Terkait keamanan data, Marindo memastikan Pemprov Lampung tidak memiliki akses terhadap informasi yang berkaitan dengan pertahanan, militer maupun intelijen negara.

Seluruh pembatasan akses data berada di bawah kewenangan BRIN.

BACA JUGA:Promo Superindo Agustus 2026, Deterjen Melimpah Harga Murah

"BRIN yang menentukan data mana yang boleh dimanfaatkan dan mana yang tidak. Pemprov Lampung hanya memanfaatkan data untuk pelayanan publik seperti pertanian, kelautan, dan sektor lain yang manfaatnya dirasakan masyarakat," jelasnya.

Ia menambahkan, kerja sama bisnis atau business to business (B2B) berlangsung antara BRIN dan Star Vision. Sementara Pemprov Lampung hanya menjadi pengguna akhir (end-user) dari data yang dihasilkan.

Marindo juga menepis anggapan bahwa peluncuran Satelit Lampung 1 menggunakan anggaran daerah.

Ia memastikan program tersebut sama sekali tidak menggunakan APBD.

BACA JUGA:Promo Sociolla 8.8 di Chandra Superstore: Diskon Hingga 85 Persen, Ada Laka Lip Glotioner dan Masker COSRX

"Program ini non-APBD. Ini merupakan inisiasi Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur yang berkolaborasi dengan BRIN dan memanfaatkan jaringan kerja sama yang dimiliki. Karena kolaborasi itu berjalan baik, Star Vision memberikan kehormatan dengan menamai satelitnya Lampung 1," katanya.

Kategori :