Leadership Education Program menjadi salah satu ikhtiar Universitas Teknokrat Indonesia untuk mencetak generasi tersebut. Kami berharap para peserta kelak menjadi pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat dan turut mewujudkan Indonesia Emas 2045," ujar Mahathir.
Ia menambahkan, penguatan karakter kepemimpinan di Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya dilakukan melalui LEP. Mahasiswa juga dibekali berbagai program pendidikan kebangsaan, pembinaan karakter, pendidikan politik, hingga kegiatan spiritual agar memiliki wawasan kebangsaan, kepedulian sosial, serta akhlak yang baik.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Forum Rektor Indonesia Prof. Dr. H. Didin Muhafidin, S.I.P., M.Si., Ms. Cherry Kim dari Busan Indonesia Center Korea, serta Assoc. Prof. Winardi Sani, Ph.D. dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, Johor. Para tamu kehormatan disambut langsung oleh Pembina Yayasan Pendidikan Teknokrat Hj. Hernaini, S.S., M.Pd., Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. M. Nasrullah Yusuf beserta jajaran pimpinan universitas.(*)