RADARLAMPUNG CO.ID– Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Pramuka, tepatnya di depan Sekolah Baitul Jannah, Kelurahan Langkapura, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Selasa, 22 September 2026 sekitar pukul 07.00 WIB.
Peristiwa yang terjadi saat jam sibuk tersebut sempat membuat arus lalu lintas dari arah Kemiling menuju Rajabasa tersendat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika sebuah dump truk oranye melaju dari arah Kemiling menuju Rajabasa.
Saat melintas di depan sekolah Baituljannah, truk diduga mengalami rem blong atau sistem pengeremannya tidak berfungsi dengan baik sehingga sopir tidak dapat mengendalikan laju kendaraan.
Dalam kondisi tersebut, dump truk menabrak tiga kendaraan yang berada di depannya, yakni sepeda motor Yamaha Mio J bernopol, Daihatsu Terios warna silver, serta Toyota Innova.
Seorang warga yang melintas di lokasi, Rido (34) mengatakan suasana di Jalan Pramuka mendadak ricuh setelah terdengar benturan keras. Pengendara yang berada di sekitar lokasi langsung berhenti untuk melihat kondisi korban dan membantu mengurai kepadatan kendaraan.
“Saya lewat sekitar jam tujuhan. Setelah ada suara benturan, kendaraan langsung berhenti semua. Jalan sempat macet karena banyak orang berhenti melihat kejadian. Motor yang tertabrak kelihatan paling parah kondisinya,” kata Rido kepada radarlampung.co.id.
Ia menuturkan sejumlah warga juga berupaya membantu korban sambil menunggu petugas kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung Kompol Yunike Ade membenarkan adanya kecelakaan beruntun tersebut.
Menurutnya, hasil pemeriksaan awal menunjukkan dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kegagalan fungsi pengereman pada dump truk.
“Kronologi awal, dump truk melaju dari arah Kemiling menuju Rajabasa. Diduga rem kendaraan tidak berfungsi dengan baik sehingga menabrak kendaraan-kendaraan yang berada di depannya,” ujar Yunike, saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsAppnya.
Akibat kejadian itu, pengendara Yamaha Mio J mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban sendiri diketahui guru bahasa Inggris Fika, yang saat itu sedang berangkat mengajar menuju sekolah Baituljannah.
Yunike mengatakan korban kini menjalani perawatan di rumah sakit, sementara tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka berat dalam insiden tersebut.
" personel Satlantas Polresta Bandar Lampung langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi," ungkapnya.