disway awards

Disdikbud Lampung Pastikan Kurikulum Dikdasmen Integrasikan Coding dan AI Mulai Semester Ganjil 2026

Disdikbud Lampung Pastikan Kurikulum Dikdasmen Integrasikan Coding dan AI Mulai Semester Ganjil 2026

Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico saat ditemui diruang kerjanya.-Foto Anaqotus Salsabila G. Fadhila-

Menjawab persoalan keterbatasan sarana TIK di sejumlah sekolah, terutama di daerah, Thomas menegaskan bahwa pembiayaan pengembangan perangkat masih dapat diakomodasi melalui Dana BOS maupun Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPD).

“Sekolah-sekolah itu sebenarnya sudah punya anggaran BOS dan BOPD. Itu bisa direncanakan untuk pengadaan komputer, internet, hingga peningkatan kompetensi guru. Pembelajaran ke depan memang berbasis digital,” katanya.

BACA JUGA:Dikabarkan TKA Kembali Diadakan, Begini Penjelasan Disdikbud Lampung

Ia mengungkapkan, hingga saat ini 929 sekolah SMA dan SMK di Lampung telah menerima smart board digital dari total 1.043 sekolah. 

Sisanya tidak diusulkan karena jumlah siswa di bawah 60 orang atau sekolah yang sudah tidak beroperasi.

“Artinya proses menuju pembelajaran digital ini sudah on process. Ke depan, digitalisasi pembelajaran menjadi keniscayaan,” ujarnya.

BACA JUGA:Dikabarkan TKA Kembali Diadakan, Begini Penjelasan Disdikbud Lampung

Terkait data angka pengangguran lulusan SMA dan SMK yang sempat dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), Thomas menilai data tersebut perlu dibaca secara konstruktif.

Menurutnya, indikator pengangguran sering kali hanya melihat sektor formal, sementara sektor informal belum sepenuhnya terakomodasi.

“Kalau bicara sektor formal, daya tampungnya memang terbatas. Tapi harus ditelusuri juga sektor informal. Banyak lulusan yang bekerja sebagai konten kreator, wirausaha digital, jual beli online, bahkan investasi. Mereka menghasilkan, tapi tidak tercatat sebagai sektor formal,” jelasnya.

Karena itu, Disdikbud Lampung mendorong penguatan tracer study sejak dini, untuk memetakan arah lulusan, baik yang melanjutkan pendidikan, masuk dunia usaha dan industri, maupun menjadi wirausaha.

BACA JUGA:Kadisdikbud Lampung Minta Seluruh Guru SMA Lebih Produktif Terhadap Siswa

“Pembelajaran digital, coding, dan AI ini adalah bekal. Sudut pandangnya harus ke sana, agar lulusan punya kompetensi dan pilihan yang lebih luas,"tegas Thomas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait