Dorong Kenaikan IPM Lewat Sekolah Terbuka dan Pembebasan Biaya
Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---
RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memperkuat upaya di sektor pendidikan sebagai strategi utama untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di masa mendatang.
Langkah ini menjadi tindak lanjut atas rilis terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat IPM Lampung tahun 2025 naik menjadi 73,98, meningkat dari 73,13 pada tahun sebelumnya.
Pencapaian IPM 73,98 pada tahun 2025 ditopang oleh peningkatan pada komponen pembentuk yang dirinci, sebagai berikut.
Pertama, Dimensi Umur Panjang & Hidup Sehat diukur melalui Umur Harapan Hidup (UHH) saat lahir, mencapai 74,71 tahun. UHH naik 0,32 tahun (tumbuh 0,43 persen), yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan UHH periode 2020–2024 (0,25 persen per tahun).
BACA JUGA:Spesial Hari Ini, Khusus Member Indomaret: Es Krim Day sampai Family Weekend Treats
Kedua, Dimensi Pengetahuan diukur oleh Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS). HLS mencapai 12,79 tahun, naik 0,01 tahun (tumbuh 0,08 persen). RLS mencapai 8,61 tahun, mengalami peningkatan sebesar 0,25 tahun (tumbuh 2,99 persen), yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan 2020–2024 (0,95 persen per tahun).
Ketiga, Dimensi Standar Hidup Layak diukur melalui Pengeluaran Riil Per Kapita Per Tahun yang Disesuaikan, mencapai Rp11.683.000 per kapita per tahun. Komponen ini mengalami peningkatan sebesar Rp425.000 (tumbuh 3,78 persen).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengatakan capaian ini menjadi kabar menggembirakan sekaligus motivasi untuk terus memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di seluruh kabupaten/kota.
"Kenaikan ini kabar yang menyenangkan, tapi juga menjadi motivasi supaya ke depan kita bisa lebih meningkatkan akses pendidikan di semua kabupaten. Supaya anak-anak bisa masuk sekolah dan mendapat layanan pendidikan yang lebih baik,” ujar Thomas.
BACA JUGA:Prediksi Skor Celta Vigo vs Barcelona: Blaugrana Lebih Stabil, Tuan Rumah Andalkan Dukungan Balaídos
Menurutnya, Pemprov Lampung berkomitmen untuk memperluas akses pendidikan melalui berbagai program strategis, antara lain pembebasan biaya sekolah bagi siswa kurang mampu, pengembangan SMA Terbuka, serta pembangunan unit sekolah baru di sejumlah kabupaten.
“Tahun depan akan ada SMA Terbuka dan beberapa sekolah baru yang kita bangun di kabupaten. Ini salah satu cara kita untuk meningkatkan IPM ke depan. Harapannya, IPM Lampung bisa naik minimal satu digit lagi,” ujarnya.
Thomas menegaskan, kebijakan pembebasan biaya sekolah bagi masyarakat tidak mampu akan terus diperkuat agar tidak ada anak Lampung yang putus sekolah karena faktor ekonomi.
Selain itu, Disdikbud Lampung juga tengah menyiapkan pendekatan khusus untuk daerah dengan capaian IPM yang masih rendah, seperti Kabupaten Mesuji. Menurut Thomas, faktor budaya turut mempengaruhi rendahnya partisipasi sekolah di wilayah tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
