Gema Taat Berencana Gelar Diskusi Publik Terkait Covid-19

Gema Taat Berencana Gelar Diskusi Publik Terkait Covid-19

radarlampung. CO. ID – Antisipasi adanya virus corona (Covid-19) yang sudah Mewabah hingga provinsi Lampung, Gerakan Bersama Kita Kuat (GEMA Taat) akan mengadakan diskusi publik dengan tema Membangun Komunikasi Sosial Positif Menghadapi Dampak Covid-19.

Dikarenakan tidak diperbolehkan adanya perkumpulan, sehingga diskusi tersebut dilaksanakan dengan sistem online menggunakan media ZOOM dan juga diliput langsung oleh Radar TV, pada Senin (13/4) sekitar pukul 15.00-16.30 wib. 

Berry Salatar, Anggota Tim Kerja Gema Taat menjelaskan, kegiatan diskusi tersebut, untuk mengantisipasi adanya informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, sehingga terbangun sikap positif dan tidak menjadi kepanikan.

\"Dalam Diskusi publik ini, kami menghadirkan Narasumber Prof. Karomani (Rektor Universitas Lampung) dan Dr. Susanto (Ketua Gema Taat), yang dimoderatori oleh Ardiansyah, SH (Chairman Radar Lampung),” terangnya.

Sementara, Dr.Citra Persada, salahsatu anggota tim kerja GEMA TAAT lainnya mengaku peserta yang akan mengikuti diskusi tersebut sudah hampir mencapai angka 100. 

“Alhamdulillah sampai saat ini hampir 100 data yang sudah masuk dibagian pendaftaran, dari masyarakat umum, mahasiswa dan berbagai kalangan lainnya. Dan masih dibuka bagi yang ingin bergabung dalam diskusi publik virtual ini dengan menghubungi no WA 0811722708,” katanya.

Perlu diketahui, Gema Taat merupakan sebuah gerakan warga Lampung dari berbagai latar belakang, yang didasari oleh tiga hal, Yakni kesadaran perlunya peningkatan ketahanan fisik, sosial, ekonomi masyarakat menghadapi covid-19. 

Dimana, Gema Taat dilauncing oleh Prof.Yusuf S. Barusman, Rektor Universitas Bandar Lampung (UBL) yang juga Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se Indonesia (ICMI) Lampung, juga melibatkan Gubernur Lampung, Kapolda Lampung, Danrem 043/Garuda Hitam sebagai anggota Dewan Pembina gerakan ini. (gie/yud)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: