HUT 77 RI

Penting! Calon Jemaah Haji Harus Tahu, Hal-hal Ini Dilarang di Tanah Suci

Penting! Calon Jemaah Haji Harus Tahu, Hal-hal Ini Dilarang di Tanah Suci

Calon jemaah haji Indonesia saat berada di pelataran Masjid Nabawi. FOTO KEMENAG.GO.ID--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Penting diketahui calon jemaah haji untuk mengikuti aturan yang diterapkan di tanah suci. Jangan sampai kegiatan yang kita lakukan menghambat pelaksanaan ibadah. 

Contohnya, peristiwa yang dialami calon jemaah haji asal Bekasi, Jawa Barat. Ia nyaris ditangkap pihak kepolisian Arab Saudi lantaran kedapatan merokok di kawasan Masjid Nabawi. 

Beruntung, petugas perlindungan jemaah (Linjam) haji Indonesia sigap membantu. Lolos dari jeratan hukum yang berlaku di negara itu. 

Kepala Seksi Perlindungan Jemaah Daerah Kerja Madinah Kolonel Laut Harun Al Rasyid mengatakan, calon jemaah haji itu didatangi aparat keamanan Arab Saudi. 

BACA JUGA:Waspada Haji Koboi, Akses ke Mekkah Diperketat

"Sampai diminta paspornya. Akhirnya kita janjikan ke mereka, bila kesalahan itu tidak akan terulang lagi,” kata Kolonel Laut Harun Al Rasyid.

Harun Al Rasyid mengungkapkan, jika sampai tertangkap, calon jemaah haji bisa dikenai denda yang nilainya sama dengan Rp 18 juta. 

Karena itu ia mengingatkan, calon jemaah haji sedang berada di tanah suci. Ada sejumlah ketentuan yang tidak boleh dilanggar.  

Dikutip dari laman Kemenag.go.id, ini beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat berada di Mekkah atau Madinah.

BACA JUGA:Jaga Kesehatan! 61,81 Persen Calon Jemaah Haji Indonesia Masuk Katagori Risti

Pertama, membuat video dengan durasi terlalu lama. Sebenarnya, pembuatan rekaman video atau audio cukup longgar diberlakukan oleh otoritas Saudi. 

Ini dibuktikan dengan banyaknya jemaah yang melakukan perekaman saat kumandang azan, proses tawaf, sai, tahalul, berdoa di Raudlah, dan lainnya. 

Bahkan aturan larangan selfie kadang ketat, kadang lentur. Ini semua tergantung pintar-pintarnya jemaah memanfaatkan situasi dan kelengahan petugas/askar. 

Namun, jika pengambilan video dilakukan dalam waktu cukup lama dan statis, biasanya akan menimbulkan kecurigaan. 

Sumber: