HUT 77 RI

Bidan Desa Kampung Kalipapan Gelar Posyandu untuk Sehatkan Balita

Bidan Desa Kampung Kalipapan Gelar Posyandu untuk Sehatkan Balita

(Foto Ist. For Radarlampung.co.id)--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Bidan Desa Kampung  Kalipapan, Kecamatan Negeri Agung, Way Kanan, kembali menggelar kegiatan rutin bulanan program imunisasi, program KIA, program gizi UPT Puskesmas Negeri Agung bersama ibu-ibu kader Kampung Kalipapan.

Pelayanan Posyandu kejar bayi balita dan ibu hamil serta kelas ibu hamil itu dilakukan di Posyandu Kampung Kalipapan, Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan. 

Imunisasi kejar merupakan kegiatan memberikan imunisasi kepada bayi dan Baduta (bawah dua tahun) yang belum menerima dosis vaksin sesuai usia yang ditentukan pada jadwal imunisasi nasional.

Imunisasi kejar dapat diberikan pada anak usia 36 bulan.

BACA JUGA:'Dicueki' Pemda, Warga Kampung Kalipapan Swadaya Perbaiki Jembatan Penghubung

"Imunisasi kejar diperlukan untuk melindungi anak dan mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Oleh karena itu, orang tua sebaiknya memeriksa kelengkapan imunisasi dasar nasional dan segera melengkapi bila ada yang tertinggal,”  ujar Nita, Bidan Desa Kampung Kalipapan. 

Masih menurut Nita, untuk mencapai kadar perlindungan maka imunisasi harus diberikan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Jadwal imunisasi terbagi atas jadwal imunisasi dasar dan jadwal imunisasi ulangan.

“Ada yang cukup satu kali imunisasi, ada yang memerlukan beberapa kali imunisasi dan bahkan pada umur tertentu diperlukan imunisasi ulang," imbuh Nita. 

BACA JUGA:Polres Way Kanan Amankan Terduga Pencuri Getah Karet 50 Kg

Sementara terkait BIAN, menurut Nita adalah kegiaran yang meliputi imunisasi tambahan Campak Rubela dan imunisasi.

Dengan terselenggaranya kegiatan BIAN diharapkan kekebalan masyarakat terbentuk, sehingga pada akhirnya bisa mencapai eliminasi Campak-Rubela, mempertahankan status Indonesia Bebas Polio, mempertahankan eliminasi tetanus pada ibu hamil dan bayi baru lahir serta mengendalikan penyakit difteri dan pertussis. (*)

Sumber: