HUT 77 RI

Ridwan Kamil Pamit Berangkat Haji Gunakan Nama Eril, Ternyata Begini Hukumnya Dalam Islam

Ridwan Kamil Pamit Berangkat Haji Gunakan Nama Eril, Ternyata Begini Hukumnya Dalam Islam

(Foto tangkap layar Instagram @ridwankamil)--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Rasa cinta dan sayang Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terhadap almarhum putra sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, tampaknya sangat dalam. 

Ya, Ridwan Kamil telah menyatakan akan menunaikan ibadah haji dengan menggunakan nama almrahum putranya, Eril.

Kabarnya, Ridwan Kamil akan menunaikan ibadah haji di Tanah Suci bersama belasan ribu jemaah dari Jawa Barat pada bulan ini.

Sebelum pergi ke Tanah Suci, Ridwan Kamil pun mengaku sempat berziarah serta berpamitan ke makam Eril. 

BACA JUGA:Waspada Cuasa Ekstrem! Calon Jemaah Haji Bisa Gunakan Tips Ini Agar Tidak Dehidrasi

Hal tersebut diungkapkan oleh Ridwan Kamil pada akun Instagram pribadinya, 3 Juni 2022.

Suami dari Atalia Praratya ini juga tampak mengunggah video ketika mengunjungi makam putra sulung itu bersama sang istri.

Tampak dalam video, Ridwan Kamil beserta sang istri mendatangi makam Eril dan menaburkan bunga di atas kuburannya.

"Besok Senin saya sebagai Gubernur, akan pergi menunaikan tugas memimpin jemaah Haji Jawa Barat yang berjumlah 17,000-an jemaah. Doakan aman kondusif selama di sana," tulis Ridwan Kamil, dilansir dari Instagram @ridwankamil, pada 3 Juli 2022.

BACA JUGA:Agar Tak Ditolak Saat Berangkat Haji, Ini Pesan Kemenag

"Sekalian di momen ini, saya akan berhaji atas nama almarhum Emmeril Kahn Mumtadz. Karenanya, tadi pagi ziarah, pamit dan berdoa di makam Eril," lanjutnya.

Ridwan Kamil pun memohon doa dari semuanya agar diberi kelancaran dan seluruh jemaah haji Jawa Barat dan Indonesia lancar serta sehat selamat kembali ke tanah air sebagai Haji mabrur dan Hajjah mabrurah.

"SIAPA yang mau menitipkan doa , silakan tulis di kolom komen. Jika Allah SWT izinkan dan beri kemudahan saya akan bantu doakan di Padang Arafah dan depan Kabah," ungkap ayah dari almarhum Eril itu.

Lalu, bagaimana hukumnya memakai nama orang yang telah meninggal untuk berhaji, dalam Islam?

Sumber: disway.id