Program Studi Sastra Inggris UTI Beri Pelatihan English Public Speaking di SMAN 1 Kotagajah

Program Studi Sastra Inggris UTI Beri Pelatihan English Public Speaking di SMAN 1 Kotagajah

(Foto Ist. For Radarlampung.co.id)--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Program Studi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) menyelenggarakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan memberikan pelatihan newscasting dan pelatihan storytelling di Sekolah Binaan di SMAN 1 Kotagajah, Lampung Tengah, belum lama ini.

Materi kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim PKM UTI Suprayogi, M.Hum. dan Dian Puspita, M.Li. dibantu oleh mahasiswa, yakni Rindi Nur Octavia dan Mufaza Husna.

Pemateri menyampaikan kriteria cerita-cerita menarik dalam lomba dan bagaimana penilaian dalam lomba storytelling.

Pemateri juga memberikan contoh story. Sebanyak 20  pelajar mendapatkan sesi evaluasi dari pemateri. 

BACA JUGA:89 Jemaah Haji Indonesia Wafat, Berikut Ini Daftarnya

"Peserta belajar bagaimana menarasikan membaca berita cuaca seperti istilah-istilah tentang prakiraan cuaca, merangkai informasi dan melakukan transisi penyampaian dari suatu wilayah ke wilayah lainnya," kata Dian Puspita.

Selain itu ada pelatihan dasar-dasar pembuatan speech dengan materi yang komprensif dilanjutkan dengan pemutraran video contoh pidato yang baik.

Di sesi berikutnya, setiap siswa menampilkan pidato buatan para peserta.

Ya, saat ini, perlombaan bahasa Inggris setelah di tingkat SMA telah melalui banyak adaptasi semenjak pandemi COVID-19.

BACA JUGA:Sebelum Membunuh Brigadir J, Ada Komunikasi Antara Irjen Ferdy Sambo dengan Istrinya

Perlombaan yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka di setiap babaknya, kini dilaksanakan secara daring baik melalui pengumpulan video (video submission) atau melalui aplikasi untuk perlombaan secara live.

Hal itu menurut Dian menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah untuk mempersiapkan fasilitas perlombaan yang memadai dan mempersiapkan metode latihan yang tepat dan itu juga menjadi salah atu tujuan PKM ini..

Kepala Sekolah R. Surya Damayanti. M. Pd mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi untuk memperkaya pemahaman siswa-siswi dalam keterampilan English Public Speaking. 

"Mudah-mudahan kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan yang memang setiap tahun sebelum pandemi, dan alhamdulillah bisa dimulai kembali di tahun 2022," ucap Damayanti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: