Luhut Bilang Orang Luar Jawa Tak Mungkin Jadi Presiden, Fadli Zon Langsung Lempar Sindiran Begini

Luhut Bilang Orang Luar Jawa Tak Mungkin Jadi Presiden, Fadli Zon Langsung Lempar Sindiran Begini

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Instagram/@luhut.pandjaitan)--

JAKARTA, RADARLAMPUNG.DISWAY.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut bahwa orang di luar Jawa akan sulit menjadi Presiden Indonesia.

Pernyataan itu rupanya mengundang reaksi Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon. Fadli Zon memberikan tanggapannya dengan nada menyindir melalui akun Twitter Fadli Zonnya yang terverifikasi @fadlizon.

"Katanya jangan pakai politik identitas?" tulis Fadli Zon pada Jumat, 23 September 2022.

Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan menilai bahwa orang dari luar pulau Jawa kecil kemungkinan untuk bisa menjadi presiden di negara ini.

BACA JUGA:Kapolres Pringsewu: Polsubsektor Jadi Rumah Solusi Kamtibmas

Maka itu, Luhut menyarankan agar semua tokoh dari luar Jawa agar tidak usah berambisi manjadi presiden. Tokoh luar Jawa, kata Luhut, harus tahu diri. Masih banyak cara untuk mengabdi kepada negara selain menjadi presiden.

“Apa harus jadi presiden aja kau bisa mengabdi? Harus tahu diri juga lah, kalau kau bukan orang Jawa. Ini bicara antropologi. Kalau Anda bukan orang Jawa dan pemilihan langsung hari ini, udah lupain deh. Enggak usah kita memaksakan diri kita, sakit hati,” kata Luhut saat berbincang dengan pengamat politik Rocky Gerung seperti dikutip melalui akun Youtube RGTV Channel, Kamis 22 September 2022.

Luhut mencontohkan dirinya juga dari luar Jawa dan minoritas. Jadi tidak berambisi menjadi presiden karena tahu diri.

“Ya termasuk saya. Saya dobel minoritas. Sudah Batak, Kristen lagi. Jadi saya bilang sudah cukup itu, kita harus tahu,” kata Luhut.

BACA JUGA:Bersama dengan Forkopimda, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Buka Roadshow Bus KPK Jelajah Negeri

Luhut juga mengatakan bahwa setiap manusia sudah ditakdirkan dengan jabatannya masing-masing. Termasuk menjadi presiden. Karena, kata dia, itu sudah skenario Tuhan.

"Presiden hanya satu loh. Dan itu menurut saya sudah takdir alam. Tuhan punya mau itu. Good scenario. Jadi kita boleh bersaing dan melakukannya (mencalonkan diri), tapi harus mengenali diri kita dulu. Benar kata Sun Tsu, kenali dirimu, kenali musuhmu, 100 kali kau perang, 100 kali kau menang," katanya.

Luhut juga menyinggung Rocky Gerung yang kerap mengkritik pemerintah. Termasuk kritik dirinya.

“Terus terang saya melihat Anda itu hebat, saya kira kita baru bertemu dua kali. Anda kritik saya banyak, Anda kritik pemerintah juga banyak, kritik presiden juga banyak. It’s oke, this is demokrasi,” ujar Luhut.

Sumber: