KPU di Lampung Libatkan Influencer untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilu 2024

KPU di Lampung Libatkan Influencer untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilu 2024

ilustrasi pemilu--

METRO, RADARLAMPUNG.DISWAY.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro diminta untuk dapat melibatkan influencer lokal guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2024.

Hal tersebut juga sebagai dorongan untuk program KPU Go Digital.

Hal tersebut dikatakan Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) KPU Provinsi Lampung Antoniyus Cahyalana.

Menurutnya, influencer lokal dapat mengambil peran dalam sosialisasi terkait pemilu di media sosial (medsos).

BACA JUGA:Tim DHR Unila Sosialisasikan Budidaya Ikan Lele Sistem Akuaponik Berbasis Teknologi Bioflok di Bandar Lampung

"Kenapa influencer? Mereka banyak memiliki pengikut di media sosial. Dengan adanya itu dan kita libatkan influencer itu, kita juga harapkan dapat menarik minat para kaum milenial,” ujar Antoniyus Cahyalana.

Selain itu, Antoniyus Cahyalana melanjutkan, KPU juga dapat melakukan sosialisasi dengan cara konvensional. Ia memberi contoh, seperti ke tempat di mana banyak anak muda, tenaga pengajar, serta para pemilih pemula.

Jumlah partisipan pemilu di Kota Metro, kata Antoniyus Cahyalana, cukup baik. Untuk itu, pihaknya juga meminta KPU Kota Metro untuk terus meningkatkan partisipan dalam pemilu.

"Target kita untuk Pemilu ini sebanyak 79,5 persen tingkat partisipan untuk kota Metro. Dan untuk terus meningkatkan minat partisipan, kita tetap lakukan sosialisasi secara konvensional hingga ke daerah terpinggir," bebernya.

BACA JUGA:Disnakertrans Kota Metro: Perusahaan Harus Daftarkan Karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan

Ketua Divisi Sosdiklih KPU Kota Metro Yunita Dewi Nurbaya menuturkan, pihaknya mengapresiasi usulan tersebut. Namun pihaknya juga belum bisa menentukan influencer yang akan digandeng.

Yunita memastikan, KPU Kota Metro terus melakukan sosialisasi terkait pemilu ke masyarakat luas.

"Untuk influencer ini belum ada, tapi kita akan lakukan sambil berjalan. Ke depannya akan kita akan sosialisasikan lagi ke Guru PKN dan juga pamong masyarakat setempat," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: