Klaim untuk Antisipasi Resesi Pangan, Pemkot Bandar Lampung Bagikan Bibit Sayuran

Klaim untuk Antisipasi Resesi Pangan, Pemkot Bandar Lampung Bagikan Bibit Sayuran

Kepala Dinas Pangan Bandar Lampung I Kadek Sumarta. (Prima Imansyah Permana/Radarlampung.co.id)--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Pangan setempat akan bagikan delapan ribu bibit sayur.

Pembagian bibit sayuran tersebut diklaim sebagai salah satu langkah untuk antisipasi kemungkinan resesi pangan di 2023 mendatang.

Delapan ribu bibit sayur itu akan dibagikan kepada masyarakat di delapan kelurahan pada Kecamatan Telukbetung Timur, Telukbetung Barat, dan Telukbetung Selatan.

Kepala Dinas Pangan Bandar Lampung I Kadek Sumarta mengatakan, bibit yang akan dibagikan seperti cabai, terong, dan tomat.

BACA JUGA:Heboh Kondisi Kehidupan Pasutri 9 Anak Hidup Prihatin, Camat: Sebelum Viral Kami sudah Berikan Perhatian

Pembagian bibit itu, kata Kadek, untuk membangun ketahanan pangan masyarakat terlebih dalam menghadapi resesi pangan yang diprediksi 2033 mendatang.

Selain bibit, pihaknya juga membagikan benih bermacam sayuran melalui kelompok tani kelurahan.

Tujuannya, jika bibit yang diberikan gagal maka masyarakat bisa menggunakan benih.

"Pembagian yang ini akan kami lakukan 29 Oktober 2022 oleh bu wali kota di air terjun Batubutuk," ujar Kadek, Jumat 28 Oktober 2022.

BACA JUGA:Pemkot Bandar Lampung Siap Gunakan Dana Cadangan untuk Bantu Pasutri Sembilan Anak

Tidak lupa, menurut Kadek, pihaknya memberikan bantuan media tanam dan pupuk kandang untuk mendukung bibit dan benih sayur yang diberikan.

"Ada sekitar 200 karung pupuk kandang dan ada sekitar 400 karung ukuran 25 kg media tanam berupa tanah untuk membantu penanaman," tutur.

Ia menjelaskan, program itu dilakukan berdasarkan peta kerawanan pangan. Wilayah yang masuk dalam daerah rawan pangan akan mendapatkan pengawasan lebih dari pihaknya.

"Tujuannya untuk memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga tidak mampu biar bisa manfaatkan pelataran rumah," ungkapnya.

Sumber: