Boleh Bangga, Tim Musikalisasi Puisi SMAN 1 Pringsewu Raih Juara Favorit Tingkat Nasional

Boleh Bangga, Tim Musikalisasi Puisi SMAN 1 Pringsewu Raih Juara Favorit Tingkat Nasional

Tim musikalisasi puisiSMA Negeri 1 Pringsewu. (foto dok. radarlampung.co.id) --

PRINGSEWU, RADARLAMPUNG.CO.ID - Boleh berbangga, tim musikalisasi puisi SMA Negeri 1 Pringsewu, Provinsi Lampung, berhasil meraih juara terfavorit tingkat nasional tahun 2022.

Tim yang beranggotakan Alvito Restu Alodya Tama, Zakha Arif Wicaksana, Zakhy Arif Wicaksana, Vincent Moreno Saputra, Maria Thoribia Jhola Pambharti, dan Stevi Joy Wilin, berhasil menyisihkan 60 tim peserta dengan 120 video (puisi wajib dan puisi pilihan).

Mereka berasal dari 34 provinsi yang menjadi peserta Festival Digital Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional pada hingga 28 Oktober 2022. 

Pembina sekaligus pelatih tim musikalisasi puisi SMA Negeri 1 Pringsewu Hj. Heryanti, M.Pd. serta alumni muspus Muhammad Abi Zulkarnain dan Emilia Friska Saputri, ikut membantu mempersiapkan dalam mencari nada lagu dan aransemen musiknya.

BACA JUGA:Antisipasi Gangguan Keamanan, Bhabinkamtibmas Polres Tanggamus Kembali Aktifkan Siskamling

"Sekolah mendukung penuh. Alhamdulillah mendapat tervaforit tingkat nasional," terangnya mewakili Kepala SMAN 1 Pringsewu Aris Wiranto, S.Pd, M.M.

Dalam lomba yang diselenggarakan Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Kemendikbudristek tersebut, penilaian terdiri dari tiga babak.

Babak penyisihan hingga 16 Oktober 2022.

"Dari 60 tim peserta lomba diambil 30 tim peserta, babak final 17 sampai 20 Oktober. Kemudian dari 30 tim diambil 10 tim peserta lomba," urainya.

BACA JUGA:Bertemu Gubernur Jawa Timur, Rektor UTI Sampaikan Peran Perguruan Tinggi dalam Kedaulatan Pangan

Pelaksanaan lomba secara daring, dimana setiap provinsi mengirimkan dua tim peserta muspus.

Yaitu juara 1 dan 2 dari masing-masing provinsi.

Yakni dengan menyirimkan video yang di unggah di kanal You Tube #festivalmuspunas2022.

Judul puisi yang dilombakan puisi Wajib Perjurit Jaga Malam ciptaan Khairil Anwar. 

Sumber: