Intip Momen Bang Napi Sulap Kayu Bekas Jadi Meja Biliar Klasik

Intip Momen Bang Napi Sulap Kayu Bekas Jadi Meja Biliar Klasik

Para napi Rutan Bandar Lampung saat membuat meja Biliar. Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id--

Berada di balik jeruji besi tak membuat kreasi terhenti. Terbukti, warga binaan Rumah Tananan (Rutan) Kelas l Bandar Lampung tetap mampu memproduksi meja Biliar meski sedang berada di dalam jeruji besi. Bagaimana kisahnya?

Laporan M. Tegar Mujahid/Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, RADARLAMPUN.CO.ID - Tiga pria tengah sibuk diatas meja berukuran 3X3.

Tampak seorang pria yang dipehuhi tato do tangananya sedang mengukur kepingan triplek. 

Sementara pria berkumis tengah memotong sisa kayu bekas diatas meja tersebut. Dan pria mengenakan kaus biru juga tengah sibuk mengukir kayu yang sudah di potong.

Suara bising menyelimuti ruangan tersebut.

Mereka melengkapi diri mulai dari pena, gunting, gergaji, sekrup, kain tebal dan lainnya.

Mereka disini tak lain merupakan narapidana Rutan kelas 1 Bandar Lampung.

Ya, para bang napi tersebut tampak piawai menyulap kayu bekas atau limbah kayu menjadi meja biliar klasik tak kalah dengan biliar profesional.

Diruang bangunan berukuran 10m X 15m dikelilingi dinding geruji tersebut dijadikan tempar berkarya menghasilkan meja Biliar berukuran 1X 75 M.

Melalui program pembinaan kemandirian yang diberikan pihak Rutan, bang napi bisa membuat meja biliar tersebut.

Khoirul Umam (32) salah satu warga binaan menuturkan, mampu memproduksi satu meja biliar bersama kawan kawan.

Kegiatan tersebut bary berlangsung sekitar 1-2 bulan, dalam mengerjakan meja biliar Khoirul mengerjakan bersama dua rekannya sesama napi.

Dalam satu biliar ia bersama rekannya membutuhkan waktu dua minggu. Menurut Napi yang terjerat perkara narkoba itu, mengaku sangat senang dapat berkarya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: