Cegah Pelajar Bolos, Satpol PP Akan Gandeng Kepala Wilayah

Cegah Pelajar Bolos, Satpol PP Akan Gandeng Kepala Wilayah

Plt Kepala Satpol PP Kota Metro Jose Sarmento. Foto Ruri/radarlampung.co.id--

METRO, RADARLAMPUNG.CO.ID - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota METRO jadwalkan razia rutin pelajar di jam sekolah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol-PP Kota Metro, Jose Sarmento mengatakan, pihaknya telah menjadwalkan razia rutin sebanyak dua kali dalam satu minggu. Di siang hari fokus pada pelajar yang berkeliaran di jam sekolah.

BACA JUGA:Link Live Streaming Jepang vs Spanyol Piala Dunia 2022, La Furia Roja Waspadai Tim Samurai Biru

"Kami juga sudah tetapkan jadwal, jadi seminggu dua kali kami akan melakukan penertiban terutama di jam- jam sekolah yang sasarannya pelajar. Targetnya satu minggu dua kali kegiatan operasi," ujarnya.

Selain itu, Satpol PP juga akan menyasar tempat nongkrong para anak muda yang kurang cahaya alias remang-remang. Sebab, pihaknya kerap menerima keluhan dari masyarakat.

BACA JUGA:Link Live Streaming Kroasia vs Belgia Piala Dunia 2022, Laga Sengit Grup F Perebutan Tiket 16 Besar

"Untuk di malam hari, kami akan sasar di fasilitas umum, dan tempat tongkrongan muda mudi. Tapi kami sudah melakukan operasi seperti di kos-kosan, ataupun rumah kontrakan. Operasi seperti ini akan kami lebih tingkatkan lagi,” tukasnya.

Razia atau operasi rutin yang digelar tersebut diharapkan dapat didukung dengan peran dan koordinasi para Lurah dan Camat yang ada di Kota Metro. 

BACA JUGA:Kanit Provost Dituntut Seumur Hidup, Ini Kata Kuasa Hukum

“Tentu kami akan berkoordinasi dengan kepala wilayahnya. Sebab, mereka yang lebih paham dengan wilayahnya,” pungkasnya.

Razia yang akan digelar sebanyak dua kali dalam seminggu tersebut juga atensi dari Wali Kota Metro yang meminta razia tongkrongan kaula muda ditingkatkan.

BACA JUGA:Dukung Program Smart Village, Disdukcapil Lampung Ajak Kades di Mesuji Manfaatlan Admiinduk

Jose mengaku, sudah menerima pesan tersebut dan juga sudah melakukan penindakan terhadap pelajar yang terkena razia beberapa waktu lalu. 

"Beberapa minggu yang lalu sudah beberapa kali kami lakukan operasi. Banyak pemuda-pemudi yang sudah kami amankan dan sudah kami bina. Sebagian juga sudah kami panggil orangtuanya, ada yang kami berikan peringatan dan juga membuat surat pernyataan," tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: