Rektor Sebut UIN Kampus Islam yang Inklusif, Lahirkan Luluskan Wisudawan Doktor Non Muslim Pertama

Rektor Sebut UIN Kampus Islam yang Inklusif, Lahirkan Luluskan Wisudawan Doktor Non Muslim Pertama

Foto Humas UIN RIL : Prosesi Wisudawan Doktoral Non Muslim Pertama di UIN RIL--

BANDARLAMPUNG, RADARLAMPUNG.CO.ID - Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) untuk kali pertama meluluskan wisudawan non muslim.

Hal tersebut membuktikan bahwa UIN RIL merupakan Perguruan Tinggi Islam yang Inklusif dan terbuka. 

Ya, salah satu wisudawan UIN RIL, Dr. Donald Harris Sihotang dari Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Program Doktor Pascasarjana dikukuhkan menjadi Doktor non muslim pertama UIN RIL. 

Pengukuhan tersebut menjadi moment istimewa pada Wisuda Periode II UIN RIL Tahun 2023 pada Sabtu, 13 Mei 2023, yang berlangsung luring di GSG dan disiarkan di Youtuber UIN RIL.

BACA JUGA:Catat, Ini Daftar Sebagian Barang Dilarang saat Konser Coldplay, Termasuk Tongkat Selfie?

Rektor UIN RIL Prof. Wan Jamaluddin Z,M.Ag,PH.D , menyampaikan bahwa pertama kalinya UIN RIL meluluskan wisudawan dari kalangan non muslim.

"Selamat Anda menjadi bukti bahwa UIN RIL adalah perguruan tinggi Islam yang Inklusif, terbuka untuk siapa saja pecinta ilmu tanpa memandang latar belakang suku bangsa dan sebagainya," ucap Prof Wan di hadapan Donald Harris Sihotang dan wisudawan lainnya.

Prof Wan melanjutkan, peristiwa ini menunjukkan bahwa secara keilmuan ilmu pengetahuan yang dipelajari dan dikembangkan di UIN RIL memiliki universalitas sebagaimana nilai keilmuan pada umumnya.

“Dengan kata lain keilmuan di UIN RIL tidaklah eksklusif, melainkan dapat dipelajari oleh siapapun yang berniat mempelajarinya,” tutur Prof Wan.

BACA JUGA:Pasca Perpanjangan Pelunasan BPIH, Jumlah CJH Lamtim Bertambah

Seluruh wisudawan, tambah Prof Wan, sekarang adalah orang-orang terpelajar, baik sebagai sarjana, magister, atau doktor.

Karena itu, kata dia, dia berpesan agar manfaatkan dan menggunakan posisi terhormat tersebut dengan sebaiknya, sesuai dengan kemampuan dan keahlian di bidang masing-masing.

“Alumni UIN RIL harus ikut aktif memberikan kontribusi dalam pembangunan bangsa sesuai dengan bidang kemampuannya," pesannya.

"Alumni harus menumbuhkan kebaikan, memberikan contoh teladan, dan aktif membantu penyelesaian berbagai masalah yang terjadi,” sambungnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: