Sampaikan Update Usulan 20 Bus Sekolah ke Pemerintah Pusat, Kepala Dishub Bandar Lampung Umumkan Hal Ini

Sampaikan Update Usulan 20 Bus Sekolah ke Pemerintah Pusat, Kepala Dishub Bandar Lampung Umumkan Hal Ini

Kepala Dishub Bandar Lampung Socrat Pringgodanu. Foto Anggi Rhaisa/Radar Lampung--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Perhubuhan mengajukan sebanyak 20 lebih bus sekolah untuk digunakan antar jemput para siswa di Kota Tapis Berseri.

Kepala Dishub Kota Bandar Lampung Socrat mengatakan, pihaknya telah diperintahkan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana untuk mengajukan bantuan sejumlah bus kepada Pemerintah Pusat.

"Memang kita sudah diarahkan oleh bu Wali, dan sudah mengajukan terakait bus sekolah ini ke Kemetrian," katanya, Minggu, 14 Januari 2024.

Menurutnya, prosesnya pengajuan bantuan bus ini tidak lah mudah. Oleh karenanya pihaknya masih terus berupaya agar hal tersebut bisa segera terealisasi.

BACA JUGA:Percepatan Operasional Pelabuhan Batu Balai Limau, Ini yang Dilakukan Pemkab Tanggamus

"Ini ikhtiar kita, impian kita dan bunda supaya anak sekolah itu bisa berangkat sekolah dengan mudah. Yang kita ajukan insya Allah di atas 20 bus," terangnya.

Meski begitu, pihaknya akan tetap menerima dengan tangan terbuka berapapun jumlah yang akan diberikan nanti.

"Nanti yang didapat dan diperbantukan ke kita berapapun jumlahnya, pasti akan kita terima. Sejauh ini operasional bus sekolah ini belum ada," ungkap pria yang juga Plt Camat Kemiling ini.

Lebih jauh saat ditanya mengapa pemkot tidak berupaya untuk membelinya dengan APBD, Socrat menerangkan karena hal ini tidak begitu krusial atau mendesak.

BACA JUGA:Cobain 3 Minuman Sehat yang Bikin Wajah Awet Muda dan Terlihat Kencang

"Tapi ini niat kita, itu kita usulkan pada akhir tahun 2023 yang kemarin. Kita belum bisa membeli bus dengan APBD karena masih ada hal yang jauh krusial," ujarnya.

Sejauh ini, kata dia, ketika nantinya bus tersebut sudah hadir, pihaknya secepatnya bakal membuat road map kemana saja rute sekolah yang dijangkau kendaraan ini.

"Ketika ada kabar baik dan jelas, baru kita buat," tandasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: