Pendaki Lansia 64 Tahun Meninggal Saat Mendaki Gunung Pesagi

Pendaki Lansia 64 Tahun Meninggal Saat Mendaki Gunung Pesagi

Belum Sampai Puncak, Pendaki Lansia 64 Tahun Meninggal Saat Mendaki Gunung Pesagi--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Seorang pendaki lansia, Safe'i (64) warga Desa Kamplas, Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara meninggal dunia saat hendak mendaki gunung pesagi via jalur Pemangku II Pekon Serungkuk, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat.

Pendakian korban pada Sabtu pagi, 24 Februari 2024 itu didampingi oleh seorang penunjuk jalan yang merupakan warga pekon setempat.

Namun, belum sampai di puncak atau hanya berkisar 10 meter dari tugu puncak, korban tiba-tiba lemas hingga tak sadarkan diri.

Dikonfirmasi, Peratin Serungkuk Sunandar membenarkan kejadian tersebut. Saat ini jenazah korban telah berhasil dievakuasi dari puncak gunung pesagi, dan telah dibawa pihak keluarga ke rumah duka di Lampung Utara.

BACA JUGA:Walhi: Banjir Berulang Bukti Tidak Menjadi Perhatian Serius Pemkot Bandar Lampung

"Jenazah sudah berhasil dievakuasi sekitar pukul 15:45 Wib tadi, pihak keluarga sudah menyiapkan ambulance dari Lampung Utara, jadi sesampainya jenazah dari puncak, langsung dibawa pulang ke rumah duka,"ucap Sunandar.

Sementara diungkapkan Nuha, salah seorang pendaki asal Way Kanan yang saat kejadian tengah berada dipuncak mengatakan, ditengah kondisi cuaca sore hari yang berkabut, rombongan pendaki tiba-tiba mendengar suara teriakan minta tolong dari dua orang laki-laki, hal Itupun membuat para pendaki bergegas turun mengecek situasi tersebut.

"Jadi belum sampai dipuncak, berkisar sekitar 10 meter lagi dan kondisi bapak (korban) itu sudah pingsan. lemas, pucat mungkin karena kondisi cuaca, ditambah bapak itu tidak memakai jas hujan. Jadi bajunya basah kuyub,"ucapnya.

BACA JUGA:Setahun, Pemkab Tulang Bawang Keluarkan 106 Izin Praktik Dokter Umum dan Dokter Spesialis

Setelah sempat melakukan pertolongan pertama dengan memberikan pakaian hangat, dan mengistirahatkan korban, namun hingga pukul 21.00 Wib korban tidak kunjung sadar sehingga para pendaki memutuskan untuk menghubungi para kuncen di jalur pendakian Hujung untuk kemudian menaikan tim evakuasi. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: