Hadapi Arus Mudik, Ini Ruas Jalan Nasional Yang Harus Diwaspadai

Hadapi Arus Mudik, Ini Ruas Jalan Nasional Yang Harus Diwaspadai

Foto ilustrasi jalan rusak. (Pixabay)--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung pastikan Jalan Nasional di Lampung siap hadapi arus mudik lebaran 1445 H/2024.

Selain memastikan kesiapan jalan dan jembatan, BPJN Lampung juga telah memetakan ruas jalan rawan bencana alam, kemacetan, dan kecelakaan yang perlu diwaspadai pemudik.

Berdasarkan data BPJN Lampung, di Provinsi Lampung terdapat 13 titik rawan bencana banjir, 28 titik rawan bencana longsor, 5 titik rawan kecelakaan, dan 34 titik rawan kemacetan.

Kepala BPJN Lampung Susan Novelia mengatakan, Kementerian PUPR turut ambil bagian dalam rangka mudik lebaran 1445 H/2024.

BACA JUGA:Dinkes Lampung: Program di Bidang Kesehatan Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Lampung

Ada beberapa upaya yang dilakukan dalam rangka kelancaran lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan.

Mulai dari dukungan oprasional dan kemantapan jalan serta tempat istirahat dan pelayanan (TIP/rest area). Juga dokumen oprasional manajemen lalu lintas serta dukungan kenyamanan pengguna jalan.

Untuk kesiapan jalan nasional di Lampung, disampaikan Susan Novelia, dari total jalan nasional 1.298,48 km dengan kemantapan jalan 93,90 persen.

Rinciannya, jalan lintas timur sepanjang 285,18 km dengan kemantapan 96,21 persen. Jalan lintas tengah 323,89 km dengan kemantapan 90,50 persen.

BACA JUGA:Total 10 Hari, Ini Jadwal Libur dan Cuti Bersama Lebaran 2024, Catat Tanggalnya

Jalan lintas barat sepanjang 323,62 persen dengan kemantapan 95,35 persen. Jalan lintas penghubung sepanjang 347,86 km dengan kemantapan 93,66 persen. Serta jalan non lintas (dalam Kota Bandar Lampung) panjang 17,93 km dengan kemantapan 97,32 persen.

"Sedangkan untuk jembatan pada jalan nasional di Provinsi Lampung sepanjang 11.724 meter," ujar Susan Novelia kepada awak media, Rabu 3 April 2024.

Sedangkan untuk persiapan jalan dan jembatan menghadapi arus lebaran 1445 H/2024 BPJN telah melakukan pemeliharaan rutin jalan (penutupan lubang), pemeliharaan bahu jalan (pengendalian tanaman), pemeliharaan drainase (pembersihan), pemeliharaan jembatan, dan pengerasan jalan.

"Per tanggal 31 Maret 2024 progres penanganan lubang di sepanjang ruas jalan nasional sudah mencapai 98 persen. Saat ini sudah 100 persen," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: