Astaga! Armada Batubara Lindas Kaki Remaja

Astaga! Armada Batubara Lindas Kaki Remaja

siswi SMP jadi korban kegilaan kendaraan ODOL yang melintas di Jalan Lintas Tengah Sumatera tepatnya di seputaran Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara kabupaten setempat--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Musibah tak berujung, armada pengangkut batubara kembali makan korban.

Kali ini, siswi SMP jadi korban kegilaan kendaraan ODOL yang melintas di Jalan Lintas Tengah Sumatera tepatnya di seputaran Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara kabupaten setempat.

Korban Henti Maylina (14) mengalami kecelakaan dan remuk pada pergelangan kaki sebelah kiri akibat terlindas mobil tronton bermuatan batubara dengan nomor polisi (Nopol) BE 8990 AUB dari arah Bukit Kemuning menuju arah Bandar Lampung.

Menurut penuturan bibi korban, Indah (30) warga Desa Kalibalangan, Ia bersama keponakannya pulang dari menjenguk kerabatnya yang sedang dirawat di RS. Handayani.

BACA JUGA:Penilaian Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting, Tanggamus Target Peringkat Ketiga di Lampung

Sepulang dari sana, keduanya berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega ZR, dengan nomor polisi BE 3864 SL.

Tiba di depan gerai Alfamart dekat SPBU Hi. Yusuf Kelapa Tujuh, motor yang dikendarainya menghindari lubang yang cukup dalam.

Naas, saat akan menghindari lubang, sepeda motor yang dikendarainya tergelincir dan jatuh, bersamaan datang dari arah belakang Mobil armada batubara berwarna putih yang langsung melindas kaki keponakannya.

"Motor saya itu pas ngerem, karena depan motor saya itu (ada) lubang. Saya itu menghindar (lubang) tiba-tiba mobil (batubara) itu sampai. Saya itu narik badan keponakan saya, tapi saya enggak sadar kalau kaki keponakan saya itu kelindas mobil, karena saya juga jatuh dari motor," kata bibi korban, saat dikonfirmasi di RS. CMC Kotabumi, Kamis, 25 April 2024 malam.

BACA JUGA:Rp 10 Miliar Digelontor untuk Perbaiki Jalan Rusak di Bandar Lampung

Armada batubara yang menabrak, kata dia, mencoba kabur meninggalkan keduanya dilokasi kejadian. Namun berkat kesigapan warga setempat, mobil mampu diberhentikan.

"Kabur mobilnya. Langsung dikejar sama orang-orang yang yang ngeliat. Kami dibantu dianterin ke rumah sakit sama mobil travel yang kebetulan ada dilokasi," jelasnya.

Tiba dirumah sakit, sambung dia, dirinya langsung menghubungi saudaranya yang juga orang tua dari korban, Henti Maylina.

"Saya langsung nelpon menghubungi kakak, orang tua dari keponakan saya, Henti Maylina," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: