Iklan Bos Aca Header Detail

Masuk Musim Kemarau Tapi Masih Turun Hujan Lebat? Ternyata Begini Penjelasan Dari BMKG

Masuk Musim Kemarau Tapi Masih Turun Hujan Lebat? Ternyata Begini Penjelasan Dari BMKG

Hujan deras disertai angin kencang ├Żang terjadi di Enggal, Bandarlampung, Rabu, 10 Juli 2024.-Foto Melida Rohlita-

RADARLAMPUNG.CO.ID - Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung menyebut cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai kilatan petir dan angin kencang saat musim kemarau saat ini adalah hal normal.

Kasi Data dan Informasi BMKG Lampung Rudy Haryanto menjelaskan, cuaca ekstrem di hampir sebagai besar wilayah Lampung walaupun sudah musim kemarau terjadi karena secara dinamika masih terpantau perlambatan angin dan mempengaruhi derasnya hujan.

"Dari kondisi dinamika atmosfer secara regional, masih terpantau perlambatan angin dan belokan angin, kemudian aktivitas MJO di Fase 3, Aktivitas gelombang Equator Rossby," katanya, Rabu, 10 Juli 2024.

"Hangatnya suhu muka laut di perairan sekitar Lampung memberikan kontribusi dalam peningkatan pertumbuhan awan-awan hujan di sebagian besar wilayah Lampung," tambahnya.

BACA JUGA:Telkomsel Awards 2024 Dukung Industri Kreatif Digital Indonesia

Selain itu, kata Rudy, secara lokal, Reltive Humadity (RH) di lapisan udara berkisar 850, 700, 500mb yang terpantau basah, yaitu berkisar 60-90% serta kondisi Labilitas udara di wilayah sebagian Lampung yang masih terpantau labil.

"Maka dengan begitu secara umum prakiraan cuaca untuk wilayah Lampung berpotensi hujan lokal dengan intensitas ringan hingga lebat pada siang dan sore hari," ungkapnya.

Seperti yang terjadi pada hari ini, suhu udara terpantau di angka 23,0 °C–31,0 °C. Kecuali wilayah Lampung bagian barat suhu udara berkisar 19,0 °C–29,0 °C, lalu kelembapan udara di angka 60–98 %.

Arah angin bergerak dari timur ke tenggara dengan kecepatan 5–15 knots (9-27 Km/Jam).

BACA JUGA:Pesisir Barat Lampung Urutan Kedua Tingkat Kerawanan Netralitas ASN

"Maka waspada potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Pesisir Barat, Lampung Barat, Bandar Lampung, Tanggamus pada siang dan sore hari," ungkapnya.

Dengan adanya prakiraan jumlah awan penghujan ýang ada di langit Lampung, prakiraan curah hujan bulan Juli 2024 secara umum berkisar 101-300 mm/bulan (kriteria Menengah) dengan sifat hujan Normal hingga Atas Normal (N - AN).

Prakiraan curah hujan bulan Agustus 2024, secara umum berkisar 51 300 mm/bulan (kriteria Rendah - Menengah) dengan sifat hujan Bawah Normal hingga Atas Normal (BN - AN).

Begitu juga sampai di prakiraan curah hujan bulan September 2024, secara umum berkisar 51-150 mm/bulan (kriteria Rendah Menengah) dengan sifat hujan Bawah Normal hingga Atas Normal (BN - AN).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: