Catat Tanggalnya! BI Buka Penukaran Uang Periode Keempat, Jangan Sampai Ketinggalan

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Junanto Herdiawan.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---
RADARLAMPUNG.CO.ID - Semarak rupiah ramadhan dan berkah idul fitri (Serambi) 2025 Bank Indonesia Provinsi Lampung kembali membuka penukaran uang periode ke empat.
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Lampung Junanto Herdiawan mengatakan, Serambi ini merupakan layanan dari Bank Indonesia untuk penukaran uang kepada masyarakat.
Di mana, kata Junanto Herdiawan, Serambi 2025 telah berlangsung tiga periode dan akan berlangsung periode keempat.
"Kemarin sudah kita lakukan tiga periode. Alhamdulillah banyak kemarin masyarakat yang sudah menukar," ujar Junanto Herdiawan, Jumat 21 Maret 2025.
BACA JUGA:Cairkan THR! Klaim Link DANA Kaget Berisi Amplop Saldo Gratis Rp 50.000, Rebut Sekarang
"Dan di Minggu keempat ini kita lakukan satu kali lagi, di tanggal 24 Maret masyarakat bisa menukarkan lagi," sambungnya.
Lanjut Junanto Herdiawan, untuk periode keempat ini ada 55 titik dengan kuota untuk lima ribu sampai enam ribu penukar.
"Untuk pendaftaran periode ke empat ini, pada Minggu 23 Maret 2025 dan penukarannya, pada Senin 24 Maret 2025," ucapnya.
Junanto Herdiawan menjelaskan, periode keempat ini merupakan tambahan kuota dari kuota satu sampai ketiga bagi masyarakat yang belum kebagian di tiga periode sebelumnya.
BACA JUGA:Berkah di Bulan Ramadan, Pengusaha Kosmetik binaan BRI Ini Omsetnya Meningkat Pesat
"Periode keempat ini merupakan penambahan kuota karena satu sampai tiga banyak sudah dari dari 10 ribu sampai 15 ribu penukar," ungkapnya.
"Kita lihat penukaran kemarin masyarakat ada mahasiswa, pegawai, pedagang semua menukar. Tapi memang yang belum kebagian kita buka di periode ke empat," sambungnya.
Lebih lanjut, Junanto Herdiawan, nominal penukaran masih sama dengan sebelumnya sesuai dengan aturan pusat, yaitu Rp 4,3 juta.
"Yang sudah nukar kemarin tidak bisa nukar, kita gunakan aplikasi Pintar digunakan untuk atur antrian supaya masyarakat ada kepastian," ungkapnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: