Lewat BRI UMKM Export 2025, Batik Khas Lampung Ini Tembus Pasar Lebih Luas

Pada BRI UMKM Export 2025 yang berlangsung di ICE SCBD 30 Januari hingga 2 Februari 2025, Batik Siger by Una menampilkan produk-produk unggulannya. Menurut Sapuan, event tersebut merupakan event UMKM terbesar yang sangat potensial untuk pengembangan UMKM -Widisandika/radarlampung-
RADARLAMPUNG.CO.ID-Ruang display galeri Batik Siger by Una itu tidaklah besar. Pada satu sudutnya, ada sederet kain batik tulis. Tersusun rapi.
Warnanya banyak ragam. Tapi, hanya satu yang seragam: Semuanya bermotif khas Lampung.
Pada dua sisi dinding, berderet piagam dan foto terpampang. Foto Hj. Laila Al Khusna, founder Batik Siger by Una salah satunya.
Sapuan (34), putra Laila Al Khusna, bertutur perjalanan bisnis UMKM yang dibangun sang bunda.
Semuanya, kata Sapuan, berawal sejak 14 tahun silam.
BACA JUGA:Puluhan Perwira Intelijen Masuk Mutasi Polri Maret 2025
“Dulu awalnya kami ada lembaga kursus batik pada 2008,” ucapnya, di galeri Batik Siger by Una, Senin 24 Maret 2025.
Di lembaga kursus itu, ternyata banyak yang tertarik belajar membatik.
Sehingga diputuskanlah membuat galeri. Tujuannya untuk menampung kreatifitas para pengrajin. Pada 2010, Batik Siger by Una pun resmi berdiri.
“Bisa dibilang saat ini dari awal terbentuk hingga saat ini kita sudah membina sekitar 400 orang pengrajin. Beberapa diantaranya sudah sukses dengan membuat brand sendiri,” katanya.
Namun, untuk saat ini, Batik Siger by Una yang terletak di di Jalan Bayam Kemiling Bandar Lampung memberdayakan sekitar 40 pengrajin.
Industri wastra seperti batik motif Siger Lampung diakui Sapuan bukanlah industri yang mudah dilirik pasar asing. Tapi pihaknya tetap berusaha untuk terus mensosialisasikan produk Batik Siger Lampung.
“Target pasar kami saat ini di Lampung dan juga di luar Lampung. Seperti di Jakarta dan daerah lainnya di Indonesia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: