disway awards

Cuaca Ekstrim Mengintai, Potensi Bencana Hidrometeorologi Menguat

Cuaca Ekstrim Mengintai, Potensi Bencana Hidrometeorologi Menguat

Hujan deras di Prediksi BMKG akan Terjadi di sebagian wilayah Lampung selama tiga hari kedepan.-Foto Melida Rohlita-

RADARLAMPUNG.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Lampung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam tiga hari ke depan.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudy Haryanto, menyusul adanya beberapa faktor meteorologis yang mendukung peningkatan hujan di wilayah ini.

Menurut Rudy, anomali suhu muka laut di sekitar Samudra Hindia barat Sumatra hingga Selat Sunda yang berkisar antara 0,5 hingga 3,3°C, menjadi salah satu faktor yang memicu peningkatan penguapan. 

“Kondisi itu menambah kandungan uap air di atmosfer dan secara tidak langsung mendukung potensi hujan,” jelasnya, Kamis, 31 Juli 2025.

BACA JUGA: Setubuhi Gadis 15 Tahun Selama Dua Hari di Hotel, Pria Way Kanan Ditangkap Polisi, Terancam 15 Tahun Penjara

Selain itu, kelembapan udara di lapisan 700mb dan 500mb juga terpantau cukup tinggi, yakni berkisar antara 60 hingga 80 persen, khususnya di wilayah barat Lampung.

“Kelembapan ini mendukung pertumbuhan awan hujan lokal yang bisa berujung pada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam waktu singkat,” tambah Rudy.

BMKG memperkirakan potensi cuaca ekstrem masih akan berlangsung hingga tiga hari ke depan.

Oleh karena itu, Rudy mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, maupun angin kencang. 

BACA JUGA:Berawal Dari Proyek Mahasiswa, Kumora Cookies Melejit Jadi UMKM Sukses Berkat Rumah BUMN BRI Jakarta

“Kami mengimbau agar masyarakat selalu memperbarui informasi terkait peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG,” tegasnya.

Terkait peristiwa tsunami yang baru-baru ini terjadi di wilayah Rusia, Rudy memastikan bahwa kejadian tersebut tidak berdampak terhadap kondisi cuaca maupun potensi bencana di wilayah Lampung.

“Itu tidak ada pengaruhnya ke cuaca ekstrem di Lampung, karena letak geografis dan sistem atmosfernya berbeda,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait