Dinas Perkebunan Way Kanan Jemput Program Kementan, Bahas Peluang Pengembangan Sawit dan Kelapa
--
RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Perkebunan Kabupaten Way Kanan bergerak cepat menjajaki peluang program dari pemerintah pusat untuk memperkuat sektor perkebunan daerah.
Langkah itu dilakukan usai menghadiri kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sarana dan prasarana operasional lapangan serta pendataan yang digelar Kementerian Pertanian di Bogor.
Kepala Dinas Perkebunan Way Kanan, Ishak, bersama jajaran langsung melanjutkan koordinasi ke kantor Kementerian Pertanian di Jakarta pada Kunjungan tersebut difokuskan untuk memperoleh arahan sekaligus membuka peluang dukungan program bagi pengembangan perkebunan di Way Kanan.
Rombongan Disbun Way Kanan diterima Kepala Biro Hukum Kementerian Pertanian, Indra Zakaria Rayusman, yang juga pernah menjabat Kepala Bappeda Way Kanan.
BACA JUGA:Diserang OTK, Ketua PWI Way Kanan Laporkan Pelaku ke Polisi
Dalam pertemuan itu, Ishak juga diperkenalkan kepada Direktur Kelapa Sawit dan Palma untuk membahas kemungkinan sinergi program strategis dengan kebutuhan daerah.
Ishak mengatakan kunjungan tersebut merupakan inisiatif memanfaatkan waktu setelah mengikuti agenda MoU di Bogor.
“Setelah kegiatan kemarin, kami memanfaatkan waktu untuk berkunjung ke Kementan, bersilaturahmi sekaligus meminta arahan terkait program yang bisa diakses daerah,” kata Ishak melalui pesan suara.
Dari hasil pertemuan tersebut, Disbun Way Kanan memperoleh gambaran teknis mengenai langkah-langkah yang perlu disiapkan agar pemerintah daerah dapat mengakses berbagai program dari Kementerian Pertanian.
BACA JUGA:Kejar Target Rp650 Juta Pajak Air Tanah, Bapenda Way Kanan Perkuat Pengawasan dengan Water Meter
Menurut Ishak, sejumlah program kementerian sebenarnya dapat dimanfaatkan daerah sepanjang kesiapan administrasi dan perencanaan telah dipenuhi.
“Kami sudah diberikan petunjuk mengenai persiapan yang harus dilakukan. Pada dasarnya program tersebut terbuka, tinggal bagaimana kesiapan pemerintah daerah dalam menyiapkannya,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu juga dibahas sejumlah program yang tengah dijalankan Direktorat Palma, termasuk program pengembangan kelapa sayur.
Sementara untuk bantuan bibit kelapa sawit, pemerintah daerah diminta menunggu kuota yang saat ini sedang dipersiapkan oleh pemerintah pusat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
