Universitas Teknokrat Indonesia Hadirkan Simba Smart Health System untuk Petani Ikan Pesawaran
Foto dok Universitas Teknokrat Indonesia.--
RADARLAMPUNG.CO.ID - Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kembali menunjukkan perannya dalam menghadirkan teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek tahun 2025, tim dosen dan mahasiswa UTI melaksanakan program bertajuk “Implementasi Simba Smart Health System untuk Peningkatan Hasil Produksi dan Skala Usaha Kelompok Budidaya Ikan Simba, Kabupaten Pesawaran.”
Program ini menjadi solusi baru bagi petani ikan di Kabupaten Pesawaran melalui teknologi berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat dikendalikan lewat smartphone dan memantau kondisi kolam secara real-time.
Ketua tim PKM, A. Ferico Octaviansyah, M.Kom., menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk menjawab tantangan seperti kestabilan suhu, ancaman predator, dan kondisi kolam yang tidak terpantau.
BACA JUGA:27 Adegan Terungkap, Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Wanita di Gudang Bulog
“Dengan sistem ini, semua parameter dapat dipantau otomatis dan real-time, sehingga bisa menekan biaya operasional dan meningkatkan hasil panen,” ungkap Ferico.
Ia menambahkan bahwa teknologi ini dirancang agar mudah digunakan oleh masyarakat, dengan pelatihan intensif bagi kelompok mitra.
Ketua Kelompok Budidaya Ikan Simba, Desi Elasari, menyambut baik kehadiran teknologi ini karena menjawab persoalan yang selama ini mereka alami di lapangan.
“Dengan Simba Smart Health System, kami bisa mengetahui kondisi kolam kapan saja dan segera bertindak jika ada masalah,” jelas Desi.
BACA JUGA:Kisah Inspiratif Kakek Kasran, 80 Tahun, Masih Setia Meraut Bambu dan Harapan
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., mengapresiasi keberhasilan tim dosen dan mahasiswa dalam membawa hibah dan menerapkannya langsung ke masyarakat.
“Inovasi ini menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan bisa memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi Teknokrat sebagai Kampus Sang Juara,” ujar Mahathir.
Ia menegaskan pentingnya keberlanjutan program, termasuk pendampingan, monitoring, dan kolaborasi untuk mendorong kemandirian serta daya saing kelompok budidaya ikan.
"Melalui program PKM ini, Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya mendorong produktivitas sektor perikanan, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga melalui pendekatan teknologi digital," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
