Hutama Karya Luncurkan ESG Roadmap Wujudkan Tata Kelola Berkelanjutan
Foto dok Hutama Karya for Radar Lampung.--
RADARLAMPUNG.CO.ID – PT Hutama Karya (Persero) mengambil langkah strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dengan meluncurkan Environmental, Social, and Governance (ESG) Roadmap. Dokumen ini menjadi panduan utama bagi perusahaan dalam mempercepat transformasi tata kelola berkelanjutan di seluruh lini bisnis infrastruktur nasional.
Program ini merupakan komitmen nyata Hutama Karya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 dan target Net Zero Emission 2060. Implementasi ESG akan dijalankan secara bertahap dan terintegrasi sepanjang periode 2025–2030, dimulai dari penguatan sistem, kebijakan, serta budaya kerja.
EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, mengatakan bahwa ESG bukan sekadar kewajiban formal, tetapi bagian dari identitas perusahaan ke depan.
“Kami tidak hanya ingin memenuhi komitmen, tetapi menjadikan ESG sebagai DNA organisasi. Roadmap ini menjadi kompas transformasi jangka panjang agar Hutama Karya tumbuh berkelanjutan, berdampak bagi masyarakat, dan sejalan dengan agenda nasional,” ujarnya.
Pada tahap awal, Hutama Karya menempatkan tata kelola sebagai fondasi utama transformasi ESG. Perusahaan telah menyiapkan kebijakan komprehensif yang mencakup tiga pilar utama—lingkungan, sosial, dan tata kelola—serta mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam indikator kinerja dan standar operasional proyek.
Langkah tersebut diperkuat melalui sertifikasi, audit internal dan eksternal, serta pembangunan dashboard data ESG terintegrasi yang memungkinkan pemantauan kinerja secara real-time. Hutama Karya juga tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti penilaian rating ESG eksternal demi menjamin transparansi dan akuntabilitas.
Dari sisi sosial, perusahaan menitikberatkan pada aspek keselamatan kerja dan peningkatan kompetensi pegawai. Program pelatihan dilakukan secara interaktif dan realistis melalui simulasi risiko di lapangan agar mudah diingat dan diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Selain itu, Hutama Karya membuka ruang partisipasi publik melalui kanal pengaduan nasional SP4N LAPOR! (aplikasi, situs lapor.go.id, dan hotline 1708). Perusahaan juga secara rutin melakukan pemetaan sosial dan evaluasi manfaat program bersama pemerintah daerah serta komunitas lokal untuk memastikan keberlanjutan dampak ekonomi dan sosial.
Di lapangan, penerapan ESG diwujudkan dalam kebiasaan kerja sederhana seperti pemilahan limbah, penataan tempat pembuangan sementara, penghematan energi, dan pengelolaan drainase untuk menjaga kualitas udara.
Jika proyek berlokasi dekat dengan habitat satwa, desain infrastruktur disesuaikan agar tidak mengganggu koridor pergerakan fauna. Sementara di area publik seperti rest area, perusahaan mengembangkan ruang hijau, membina bank sampah, dan memberi dukungan bagi UMKM lokal sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Roadmap ESG Hutama Karya disusun dalam beberapa fase dengan indikator keberhasilan yang terukur. Targetnya, hingga 2030 perusahaan menjadi acuan nasional dalam penerapan prinsip ESG dengan budaya keberlanjutan yang menyatu di setiap proses bisnis.
Beberapa indikator yang akan dievaluasi mencakup jumlah kebijakan yang diterbitkan, tingkat kepatuhan terhadap SOP, hasil audit eksternal, hingga capaian rating ESG.
Untuk memperkuat pelaksanaan ESG, Hutama Karya menggandeng berbagai pihak:
Pemerintah daerah untuk sinkronisasi program sosial,
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
