Tutup Tahun 2025, Pemprov Lampung Gelar Istighosah Kubro Bersama Habib Husein Ja’far
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setprov Lampung, Yuri Agustina Primasari.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---
RADARLAMPUNG.CO.ID — Pemerintah Provinsi Lampung atau Pemprov Lampung menggelar Istighosah Kubro dan Muhasabah Diri Masyarakat Lampung 2025 sebagai penutup akhir tahun.
Kegiatan doa bersama tersebut akan dilaksanakan di Masjid Raya Al Bakrie Lampung, pada Sabtu, 27 Desember 2025, pukul 19.00 WIB atau setelah salat Isya.
Seluruh peserta diimbau mengenakan busana muslim berwarna putih.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setprov Lampung, Yuri Agustina Primasari, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar batin Pemprov Lampung di tengah berbagai peristiwa bencana yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia sepanjang 2025.
“Untuk menutup tahun 2025, kita melihat banyak bencana seperti di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pak Gubernur ingin kita semua berdoa bersama agar Lampung tetap aman, damai, dan sejahtera,” ujar Yuri, Rabu 24 Desember 2025.
Ia menjelaskan, istighosah dan muhasabah diri tersebut akan diikuti sekitar 2.000 peserta. Sejumlah unsur masyarakat juga akan diundang untuk ikut serta dalam doa bersama ini.
“Kami mengundang Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, OPD, serta perwakilan pondok pesantren,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Lampung juga menghadirkan penceramah nasional, Habib Husein Ja’far Alhadar, yang didatangkan langsung dari Jakarta untuk memimpin doa dan memberikan tausiah.
Yuri menegaskan, kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum. Ia berharap kehadiran warga Lampung dapat semakin memperkuat kebersamaan dalam berdoa demi masa depan daerah yang lebih baik.
“Masyarakat umum boleh hadir. Semakin ramai semakin baik, kita bersama-sama berdoa agar ke depan Lampung makin baik,” katanya.
Menurutnya, keberadaan Masjid Raya Al Bakrie sebagai ikon baru Lampung harus dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan keagamaan yang memperkuat nilai spiritual masyarakat.
“Artinya, kita sudah memiliki masjid raya ini dan kita gunakan untuk berdoa bersama-sama,” pungkas Yuri.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
