disway awards

Gorong-gorong Saluran Irigasi Amblas, Truk Fuso Terperosok di Jalinbar Pringsewu

Gorong-gorong Saluran Irigasi Amblas, Truk Fuso Terperosok di Jalinbar Pringsewu

Gorong-Gorong Amblas, Truk Fuso Di Jalinbar Pringsewu.-Foto. Satlantas Polres Pringsewu -

​RADARLAMPUNG.CO.ID – Arus lalu lintas di Jalur Lintas Barat (Jalinbar) Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, mendadak tersendat pada Senin, 9 Februari 2026.

​Hal ini disebabkan oleh amblasnya badan jalan akibat gorong-gorong saluran irigasi yang amblas (jebol) tepat saat sebuah truk fuso bermuatan pasir melintas di atasnya.

​Insiden bermula saat truk fuso melaju di jalur nasional tersebut. Diduga karena kondisi bangunan gorong-gorong yang sudah tua atau tak mampu menahan beban tonase, aspal di bawah truk mendadak runtuh.

​Ban belakang truk langsung terperosok ke dalam lubang yang cukup dalam, membuat kendaraan besar tersebut tak berkutik dan menutup sebagian badan jalan.

BACA JUGA:Musrenbang Pringsewu 2027, Bupati Riyanto Pamungkas Tekankan Sinergi Pekon Dan Kabupaten

Akibatnya, kendaraan dari arah Pringsewu maupun Bandar Lampung harus mengantre dan melintas secara bergantian.

​Satlantas Polres Pringsewu segera menerjunkan personel ke lokasi untuk mengurai kemacetan.

Proses evakuasi dilakukan dengan cara menarik truk fuso yang terjebak menggunakan kendaraan fuso lain yang melintas di lokasi.

​"Truk sempat terjebak dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat kurang lebih 30 menit. Namun, setelah dilakukan evakuasi dengan ditarik kendaraan lain, truk berhasil dikeluarkan," ungkap Kasat Lantas Iptu I Kadek Gunawan mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra.

BACA JUGA:Ratusan Orang Bersih-bersih Rest Area Pekon Wates, Kapolres Pringsewu: Bangun Kebersamaan Lintas Instansi

​Meski truk sudah berhasil dievakuasi, lubang besar bekas amblasnya jalan masih menganga di lokasi kejadian.

Iptu I Kadek Gunawan menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah antisipasi agar tidak ada korban susulan.

​"Kami sudah memasang rambu peringatan di sekitar titik kerusakan. Kami juga telah berkoordinasi dengan P2JN Bina Marga untuk penanganan segera," jelasnya.

​Sebagai solusi jangka pendek agar arus lalu lintas kembali normal sepenuhnya, pihak Bina Marga akan memasang pelat besi di atas lubang tersebut sebelum dilakukan perbaikan permanen.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait