disway awards

Cegah Tawuran dan Balap Liar, Polresta Bandar Lampung Perketat Jam Malam Remaja

Cegah Tawuran dan Balap Liar, Polresta Bandar Lampung Perketat Jam Malam Remaja

Dokumentasi --

RADARLAMPUNG.CO.ID - Waspada aksi balap liar dan tawuran antar-kelompok diperketat Polresta Bandar Lampung dalam memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay meminta para orang tua di Kota Bandar Lampung untuk memperketat jam malam anak-anak mereka.

Pasalnya, Ramadhan kerap kali disalahartikan oleh sebagian remaja. Alih-alih mencari pahala, fenomena kumpul-kumpul selepas salat tarawih hingga menjelang sahur justru sering menjadi pemantik aksi kriminalitas jalanan.

Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menegaskan, peran orang tua bukan sekadar menyediakan santap sahur, melainkan menjadi filter utama pergaulan anak. Ia tak ingin momentum suci ini dinodai oleh suara knalpot brong atau perang sarung yang berujung maut.

BACA JUGA:Gegara Saling Ejek di Medsos, Tiga Pelajar Metro Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

"Kami mengimbau orang tua untuk memastikan anak-anaknya berada di rumah atau mengikuti kegiatan yang bermanfaat. Jangan sampai lengah, terutama pada malam hari," tegas Kombes Alfret, Rabu (18/2).

Menurutnya, keluarga adalah benteng pertama. Komunikasi yang intens antara orang tua dan anak menjadi kunci agar para remaja tidak terjerumus dalam aksi balap liar, tawuran, hingga penyalahgunaan petasan yang kerap meresahkan warga.

Pihak kepolisian tidak hanya mengandalkan imbauan. Guna memastikan kenyamanan ibadah masyarakat, Polresta Bandar Lampung bakal menerjunkan personel untuk patroli rutin di titik-titik rawan dan lokasi nongkrong yang kerap menjadi sarang konflik.

Tak bergerak sendiri, kepolisian juga menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat. Kombes Alfret berharap kolaborasi lintas sektoral ini bisa menciptakan suasana Ramadhan yang kondusif.

BACA JUGA:Disdikbud Langsung Lakukan Pembinaan Pelajar Sekolah Lampung Diduga Hendak Tawuran

"Sinergi ini penting agar pengawasan terhadap generasi muda berjalan optimal. Kita ingin bulan suci ini tetap aman, tertib, dan penuh keberkahan tanpa ternoda aksi yang merugikan diri sendiri maupun orang lain," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait