disway awards

Tarawih Malam ke-13, Civitas Akademika Teknokrat Padati Masjid Asmaul Yusuf

Tarawih Malam ke-13, Civitas Akademika Teknokrat Padati Masjid Asmaul Yusuf

Civitas Akademika Universitas Teknokrat Indonesia pasca melaksanakan tarawih berjamaah di Masjid Asmaul Yusuf, Senin, 2 Maret 2026.-Foto dok UTI.-

 

RADARLAMPUNG.CO.ID-Suasana religius terasa kental di Masjid Asmaul Yusuf Teknokrat pada pelaksanaan Salat Isya dan Tarawih malam ke-13 Ramadan. Ratusan jamaah dari kalangan pimpinan, dosen, hingga mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) tampak memenuhi saf-saf masjid kampus tersebut.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memakmurkan masjid sekaligus memperkuat silaturahmi antar civitas akademika di bulan suci.

Hadir dalam kesempatan tersebut Rektor UTI Dr. HM Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Dekan FTIK, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FTIK, para dosen FTIK, pengurus BEM dan HIMA FTIK, UKMI Ar-Rahman Teknokrat, serta mahasiswa penerima KIP-K dan Beasiswa Yayasan (IBATEK).

Dalam kultum Ramadan yang disampaikan sebelum Tarawih, jamaah diajak merenungkan makna puasa sebagai sarana melatih kesabaran dan meningkatkan ketakwaan.

Disampaikan bahwa Ramadan adalah anugerah besar karena Allah kembali mempertemukan umat Islam dengan momentum ibadah yang penuh pahala.

 

“Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus. Di dalamnya ada latihan kesabaran, pengendalian diri, serta pembiasaan untuk taat meski tidak ada yang melihat,” ungkap Muhammad Irfan dari Prodi S1 Teknik Komputer.

BACA JUGA:Mantap! Arya Dharma Mahasiswa Informatika Teknokrat Raih Juara Nasional Pada Kejurnas Boxing Championship

Ia mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183 yang menegaskan bahwa puasa diwajibkan agar orang-orang beriman menjadi pribadi yang bertakwa.

 

 Ketakwaan tersebut, lanjutnya, tercermin dari kemampuan menjaga diri, baik dalam kondisi terbuka maupun tersembunyi.

BACA JUGA:Hebat! Dosen Dan Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Raih Paten Komposter Cerdas Dari Kemenkum RI

Ulama tafsir Muhammad Ali As-Shabuni menjelaskan bahwa puasa mendidik jiwa manusia dengan menanamkan rasa takut kepada Allah dan kesadaran akan pengawasan-Nya setiap saat. Dengan begitu, puasa membentuk karakter yang bersih dan menjauhi larangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait