disway awards

Bunda Eva Beri Bantuan Korban Terdampak Banjir di Bandar Lampung

Bunda Eva Beri Bantuan Korban Terdampak Banjir di Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana meninjau langsung lokasi banjir dan memberi bantuan terdampak banjir. -Foto Dinas Kominfo Bandar Lampung-

RADARLAMPUNG.CO.ID- Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana meninjau langsung lokasi banjir dan memberikan bantuan terhadap korban yang terdampak.

Untuk diketahui, Volume hujan yang tinggi pada Jumat (6/3) siang hingga sore hari, menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Bandar Lampung. 

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengungkapkan bantuan ini diberikan  kepada korban terdampak bencana banjir berupa beras 10 kilogram dan uang tunai Rp1 juta.

"Beras dan uang tunai kita berikan malam ini untuk warga yang terdampak," jelasnya.

BACA JUGA:Warga Kota Metro Lampung Bersiaga Di Titik Lokasi Banjir

Bunda Eva malam ini bergerak cepat untuk memberikan bantuan kepada warga serta penanganan terhadap rumah yang terdampak banjir.

Bahkan, Dari Pantauan Instagram @eva_dwiana, terlihat Bunda Eva dari Jumat (6/3)  hingga Sabtu dini hari (7/3) selain meninjau lokasi banjir dan menyempatkan berkunjung kediaman satria (10) bocah kelas 4 SD yang hanyut saat bermain dan meminta keluarga untuk tabah dan bersabar.

Sebagai informasi,  Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Jumat sore, 6 Maret 2026, memicu banjir di sejumlah titik dan memakan korban jiwa. Dua orang dilaporkan hanyut terseret arus sungai yang meluap.

Hingga Jumat malam, satu korban pria dewasa ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu korban lainnya—seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun—masih dalam pencarian intensif tim SAR gabungan.

BACA JUGA:Hujan Deras dan Angin Kencang Intai Mesuji, BPBD Ingatkan Warga Waspada Pohon Tumbang

Korban meninggal dunia ditemukan di aliran sungai di Jalan Dr. Harun, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjung Karang Timur. Jasad pria yang belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan setelah debit air sungai mulai menyusut.

Petugas segera mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit terdekat untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Di lokasi berbeda, duka juga menyelimuti warga di sekitar Terminal Rajabasa, Kecamatan Rajabasa. Seorang bocah berinisial SA (10) dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai yang meluap di dekat terminal tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bandar Lampung, Antoni Irawan, membenarkan peristiwa tragis tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait