Telur Ayam Langka di Bandar Lampung Usai Lebaran 2026, Harga Terpantau Mulai Melambung
Kelangkaan telur ayam mulai terjadi di Bandar Lampung, harga naik dan pasokan terbatas akibat lonjakan permintaan pasca Lebaran.-Foto: Anggi Rhaisa/Radar Lampung-
RADARLAMPUNG.CO.ID - Kelangkaan telur ayam mulai terasa di sejumlah wilayah Bandar Lampung meski pemerintah memastikan stok pangan secara umum masih aman.
Pantauan di lapangan, kelangkaan telur ayam mulai terlihat di sejumlah warung kawasan Rajabasa.
Sebagian pedagang mengaku stok telur kosong dalam beberapa hari terakhir.
Hanya sedikit warung yang masih menjual telur dengan harga Rp30 ribu hingga Rp31 ribu per kilogram.
BACA JUGA:Menuju Indonesia Emas 2045, Pringsewu Kejar Target Zero Stunting Lewat Aksi Konvergensi Terintegrasi
Harga tersebut naik sekitar Rp2 ribu dibandingkan harga normal di kisaran Rp28 ribu hingga Rp29 ribu per kilogram.
Kondisi ini memicu kekhawatiran warga karena telur menjadi bahan pokok penting pasca Lebaran.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pangan Bandar Lampung Ichwan Adji Wibowo mengakui adanya catatan khusus pada komoditas telur ayam.
Ia menyebut telur menjadi komoditas yang perlu perhatian lebih dibanding bahan pangan lainnya.
BACA JUGA:Rangkaian Operasi Ketupat Krakatau 2026: Kapolres Mesuji Cek Langsung Pos Pam Labuhan Permai
Menurutnya, lonjakan permintaan terjadi karena kebutuhan pembuatan kue Lebaran.
Selain itu, distribusi telur juga terbagi untuk mendukung sejumlah program pemerintah.
Di sisi lain, produksi telur belum mengalami peningkatan signifikan.
Ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan memicu terbatasnya pasokan di pasaran.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

