Ratusan Petugas Kebersihan Lampung Utara Protes Gaji Dipotong Juga Sesalkan Tak Ada THR
Foto ilustrasi petugas kebersihan.-Foto Dok. Cianjur Ekspres-
RADARLAMPUNG.CO.ID - Keluhan petugas kebersihan di Lampung Utara mencuat setelah gaji dipotong tanpa penjelasan menjelang Lebaran 2026.
Alhasil, momentum Idul Fitri yang biasanya identik dengan kesejahteraan justru diwarnai kekecewaan ratusan pekerja lapangan tersebut.
Mereka mengaku gaji dipangkas hingga 15 persen dalam dua bulan terakhir tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Selain pemotongan, para petugas juga mempertanyakan pihak ketiga yang disebut sebagai pengelola pembayaran gaji.
BACA JUGA:Bunda Eva Janjikan Insentif Petugas Kebersihan Hingga Beasiswa 10 Ribu Siswa Bandar Lampung
Seorang petugas berinisial SE (30) menyebut gaji penyapu jalan semula sekitar Rp1.150 ribu per bulan.
Untuk posisi kenek dan sopir, gaji sebelumnya berada di kisaran Rp1.250 ribu per bulan.
Namun menjelang H-2 Lebaran, nominal yang diterima tiba-tiba berkurang tanpa penjelasan resmi.
"Namun, menjelang H-2 Idul Fitri, tiba-tiba gaji penyapu jadi Rp1.025 dan kenek serta sopir Rp1.100," ujarnya.
BACA JUGA:Dalil Hadis Bersiwak Saat Puasa, UAH Jelaskan Status Riwayat dan Anjuran Menjaga Kebersihan Mulut
Ia juga menyoroti tidak adanya Tunjangan Hari Raya (THR) pada tahun ini.
"Tahun ini jangankan ada THR, yang ada gaji kami dipotong tanpa kejelasan," lanjutnya.
Petugas lain yang enggan disebutkan namanya juga menyampaikan keluhan serupa.
"Tidak diberi THR tidak masalah, tapi jangan juga hasil keringat kami dipotong tanpa kejelasan," katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

