disway awards

Prof. Muhammad Said Hasibuan Raih Gelar Guru Besar AI di Bidang E-Learning IIB Darmajaya

Prof. Muhammad Said Hasibuan Raih Gelar Guru Besar AI di Bidang E-Learning IIB Darmajaya

Guru Besar IIB Darmajaya Prof. Dr. Muhammad Said Hasibuan Raih Gelar Guru Besar AI. -Foto IIB Darmajaya-

​RADARLAMPUNG.CO.ID– Dedikasi panjang dalam dunia akademik dan inovasi teknologi akhirnya mengantarkan Prof. Dr. Muhammad Said Hasibuan, S.Kom., M.Kom. mencapai puncak karier tertinggi.

Ia dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang ilmu Artificial Intelligence (AI) pada E-Learning di Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya.

Pengukuhan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 30 Maret 2026, bukan sekadar seremoni akademik. Momen ini menjadi simbol perjalanan intelektual yang sarat dedikasi, konsistensi, dan kontribusi nyata terhadap pengembangan teknologi pembelajaran di Indonesia.

Profil dan Perjalanan Akademik

​Lahir di Rantau Prapat pada 12 Januari 1977, sosok yang kini menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Komputer IIB Darmajaya ini telah menunjukkan ketertarikan kuat pada dunia pendidikan dan teknologi sejak usia muda.

BACA JUGA:Prompt Gemini AI Foto Selfie Realistis di Toko Es Krim, Detailnya Bikin Sulit Dibedakan dari Asli

​Perjalanan akademiknya dimulai dari pendidikan dasar hingga menengah di berbagai kota, sebelum akhirnya menempuh jenjang sarjana di Universitas Bina Darma.

Semangat belajarnya yang tinggi membawa Prof. Said melanjutkan studi magister dan doktoral di Universitas Gadjah Mada (UGM), hingga menyelesaikan program postdoctoral di Universitas Diponegoro pada 2024.

Pengalaman akademik yang lintas institusi tersebut menjadi fondasi kuat dalam membangun kepakarannya di bidang AI, khususnya penerapan teknologi tersebut dalam sistem e-learning.

Inspirator dan Pemimpin Akademik

​Dalam perjalanan kariernya, Prof. Said tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga pembimbing bagi generasi muda. Kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia unggul terbukti dari keberhasilannya meluluskan, ​150 mahasiswa sarjana, ​100 mahasiswa magister. Dan ​Turut membimbing lulusan doktoral.

BACA JUGA:Inspiratif! Dokter Muda Unila Ini Selesaikan S2 Hanya 1 Tahun 4 Bulan dengan IPK 4,00 dan Jadi Lulusan Terbaik

​Atas dedikasi dan kepemimpinannya, ia berhasil meraih penghargaan Academic Leader Tahun 2023 dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah II Palembang.

Inovasi AI untuk Masa Depan Pendidikan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: