Tak Bisa Santai! ASN Lampung Dipantau Berlapis Saat WFH Jumat
Sekda Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---
RADARLAMPUNG.CO.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat tetap berjalan disiplin dengan sistem pengawasan berlapis.
Mulai dari absensi elektronik hingga pemantauan langsung oleh atasan, seluruh aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap terkontrol.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan bahwa mekanisme absensi ASN tidak mengalami kendala karena telah menggunakan sistem digital melalui aplikasi “Sikap”.
“Untuk absensi tidak ada masalah, karena Pemprov Lampung sudah menerapkan absensi elektronik. Pegawai melakukan absensi melalui aplikasi Sikap, sekaligus mengunggah foto kegiatan,” ujar Marindo kepada Radarlampung.co.id, Kamis 2 April 2026.
BACA JUGA:Pemprov Lampung Tetapkan OTD Haji 2026 Rp5,1 Juta, Skema Cost Sharing Disepakati
Dalam pelaksanaannya, ASN diwajibkan melakukan absensi dari rumah masing-masing sesuai titik lokasi.
Hal ini untuk memastikan bahwa pegawai benar-benar menjalankan tugas dari rumah, bukan di tempat lain.
Tak hanya itu, pengawasan juga dilakukan secara berjenjang. Atasan langsung memiliki peran penting dalam mengontrol kinerja bawahannya selama WFH.
“Nanti atasan langsung yang akan memonitor, mengatur, mengecek absensi, dan memantau pekerjaan yang dilakukan di rumah. Lalu dilaporkan kembali ke atasan mereka,” jelas Marindo.
BACA JUGA:Suzuki Smash 115 2026 Bangkit Lagi, Irit 70 Km/L dan Mesin Bandel Cocok untuk Harian
Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga diwajibkan membuat laporan rutin sebagai bentuk evaluasi.
Rekapan kegiatan ASN akan dilaporkan secara berkala untuk memastikan efektivitas kebijakan WFH.
Menanggapi kekhawatiran adanya ASN yang memanfaatkan WFH untuk kepentingan pribadi, Marindo menegaskan bahwa pegawai tetap berkewajiban bekerja penuh pada hari Jumat.
“Tidaklah, karena pada hari Jumat mereka tetap bertugas. Kebijakan ini berlaku se-Indonesia, jadi kita pastikan mereka tidak akan keluar untuk jalan-jalan,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

