radarlampung.co.id - Pemprov Lampung saat ini tengah mempersiapkan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2020. Ada beberapa struktur yang diperkirakan berubah. Salahsatunya adalah proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Diketahui, proyeksi PAD yang tercantum dalam APBD tahun 2019 sebesar Rp3, 4 triliun. Dimana di tahun depan ada perkiraan kenaikan sebesar 6 persen dari angka tersebut. Artinya, perkiraan PAD di tahun 2020 sebesar Rp3,6 triliun. Ada penambahan sekitar Rp200 miliar. \"Iya rencananya ada kenaikan sebesar 6 persen. Tapi masih belum dibahas, \" ujar Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung, A. Rozali mewakili Kepala Badan, Pieterdono, Senin (28/10). Dia mengatakan, kenaikan merupakan prediksi rasionalisasi, dengan penyesuaian di berbagai sektor. Namun, Rozali bilang, angka 6 persen masih merupakan angka prediksi yang belum dimatangkan oleh berbagai pihak. Sebab, finalnya nanti ada di persetujuan bersama DPRD dalam bentuk Perda APBD. Untuk realisasinya sudah mencapai 72, 57 persen atau sebesar Rp2, 1 Triliun. Sementara penyumbang PAD terbesar ada di sektor Pajak yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp775 miliar dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Rp775 miliar. \"Realisasi PKB sudah hampir 80 persen dari target. Sementara untuk BBNKB angkanya masih di sekitaran 70 persen. Struktur pendapatan ada kenaikan dari APBD Murni ke Perubahan termasuk dua sektor ini, \" jelasnya. Sementara, Ketua Komisi III DPRD Lampung Ikhwan Fadil Ibrahim menjelaskan, pihaknya mendorong agar capaian PAD maksimal di akhir tahun. Di mana, peran aktiv Bapenda sangatlah dibutuhkan dalam capaian di setiap tahunnya. \"Khususnya PAD yang tentunya potensi dari dalam, dari Lampung. Bukan merupakan dana perimbangan dari pusat, \" kata dia. Ke depan, Daing Fadil -sapaanya- berharap peningkatan PAD bisa signifikan seiring dengan rasionalisasi yang dilakukan setiap tahunnya. Jika memang bisa, kata dia PAD harus lebih tinggi ketimbang struktur dana perimbangan dari pusat. \"Jika bisa seperti itu, tentunya Lampung bisa menjadi daerah yang benar-benar mandiri dalam proses pelaksanaan pembangunan ke depannya, \" kata dia. (abd/wdi)
2020, Kocek PAD Pemprov Diprediksi Tambah Rp200 M
Senin 28-10-2019,18:32 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 29-03-2026,16:54 WIB
Kendaraan Sumbu 3 Non Prioritas di Jalinsum Tulang Bawang Jadi Sasaran Operasi Penyekatan
Minggu 29-03-2026,17:07 WIB
Libur Lebaran Belum Usai, Polres Pringsewu Perketat Penjagaan di Objek Wisata dan Jalur Protokol
Minggu 29-03-2026,16:24 WIB
Diduga Demi Judi Online, Dua Pemuda Metro Ini Nekat Gondol Kambing Milik Bosnya Sendiri
Minggu 29-03-2026,16:49 WIB
Wacana WFH Sehari Sepekan, Pemprov Lampung Nyatakan Siap Tindak Lanjut Kebijakan Ini
Minggu 29-03-2026,16:28 WIB
Kisah BRILink Agen di Bakauheni, Dari Modal Usaha Terbatas Kini Menjadi Andalan Solusi Transaksi Masyarakat
Terkini
Senin 30-03-2026,16:02 WIB
Desa Hendrosari Bangkit: Pembeli Datang, UMKM Tumbuh, Ekonomi Melaju Berkat Pemberdayaan Desa BRILian
Senin 30-03-2026,15:47 WIB
Diduga Edarkan Sabu 6,52 Gram, Seorang Pria Asal Way Kanan Dibekuk Polisi
Senin 30-03-2026,15:14 WIB
HUT ke-62, Pemprov Lampung Gelar Peringatan Sederhana Penuh Makna
Senin 30-03-2026,14:22 WIB
Rupiah Melemah ke Rp16.900 per Dolar AS, Ini Penyebab Sekaligus Dampak Bagi Masyarakat
Senin 30-03-2026,14:01 WIB